News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SEA Games 2025: Mauro Zijlstra Singgung Ketidakadilan Sepak Bola usai Timnas Indonesia U-22 Kalah dari Filipina

Mauro Zijlstra akhirnya menanggapi sorotan publik setelah kekalahan Timnas Indonesia U-22 dari Filipina pada laga pembuka Grup C SEA Games 2025. Ia menilai reaksi kecewa suporter merupakan sesuatu yang wajar terjadi dalam dunia olahraga.
Rabu, 10 Desember 2025 - 09:40 WIB
Mauro Zijlstra dalam latihan Timnas Indonesia U-22
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Mauro Zijlstra akhirnya menanggapi sorotan publik setelah kekalahan Timnas Indonesia U-22 dari Filipina pada laga pembuka Grup C SEA Games 2025. Ia menilai reaksi kecewa suporter merupakan sesuatu yang wajar terjadi dalam dunia olahraga.

‎Kekalahan 0-1 dari Filipina memang sulit diterima banyak pihak karena datang di momen penting. Terlebih, Garuda Muda membawa skuad yang sebelumnya digadang-gadang mampu bersaing untuk posisi teratas grup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indra Sjafri Akui Timnas Indonesia U-22 Tak Antisipasi Gol Filipina dari Lemparan Jarak Jauh
Indra Sjafri Akui Timnas Indonesia U-22 Tak Antisipasi Gol Filipina dari Lemparan Jarak Jauh
Sumber :
  • Timnas Indonesia

‎Melalui sosial media Instagram pribadinya, Zijlstra menyampaikan pesannya kepada para fans. Ia memberikan sudut pandang berbeda tentang situasi yang sedang dihadapi para pemain maupun tim pelatih.

‎"Sepak bola memang bisa tidak adil, tapi begitulah adanya. Ketika semuanya berjalan baik, semua orang adalah temanmu, tetapi ketika keadaan menjadi sulit, yang terdengar hanyalah hal-hal negatif," tulis Zijlstra dalam unggahan stories Instagram miliknya, Selasa (9/12).

‎Ungkapan itu memperlihatkan bagaimana Zijlstra mencoba meredakan ketegangan yang muncul. Ia juga mengingatkan bahwa kritik sering kali muncul justru ketika tim berada dalam kondisi tersulit.

Pemain Timnas Indonesia U22 Mauro Zijlstra
Pemain Timnas Indonesia U22 Mauro Zijlstra
Sumber :
  • ANTARA

‎"Saya mengerti kekecewaan [yang muncul] ketika kami kalah, tetapi teruslah mendukung negaramu bahkan di masa-masa sulit, karena hari-hari yang lebih baik akan datang," kata Zijlstra.

‎Meski menerima kritik, Zijlstra menegaskan bahwa perjalanan sepak bola Indonesia tidak boleh dinilai dari satu pertandingan saja. Menurutnya, banyak potensi yang masih bisa dikembangkan.

‎Namun ia tidak menampik bahwa kegagalan meraih poin di laga pertama membuat situasi tim menjadi rumit. Timnas Indonesia U-22 kini harus memperhitungkan peluang secara lebih hati-hati untuk bisa melangkah ke semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Kesempatan Garuda Muda bergantung pada hasil pertandingan tim lain, khususnya di Grup B. Situasi ini membuat langkah Timnas Indonesia U-22 menuju babak gugur tidak lagi berada sepenuhnya di tangan sendiri.

‎Pertandingan Vietnam melawan Malaysia pada Kamis (11/12) menjadi laga yang penting untuk dipantau. Hasil duel itu akan berpengaruh besar bagi perhitungan skuad Garuda Muda dalam menentukan posisi akhir grup C. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT