News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Didepak dari Timnas Indonesia, Alex Pastoor Bidik Kursi Pelatih Ajax

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menjadi pelatih kepala Ajax Amsterdam. Siap menerima tawaran
Rabu, 26 November 2025 - 12:54 WIB
Eks asisten pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia Alex Pastoor
Sumber :
  • KNVB

tvOnenews.com - Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk menjadi juru taktik baru Ajax Amsterdam.

Ia menegaskan bahwa jika tawaran resmi dari klub raksasa Belanda itu benar-benar datang, ia akan menerimanya dengan senang hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keinginan ini muncul di tengah statusnya yang sedang menganggur usai didepak dari Timnas Indonesia bersama staf Patrick Kluivert lainnya.

Ajax saat ini sedang mencari pelatih baru setelah memutuskan memecat John Heitinga, sehingga posisi pelatih kepala kini diisi sementara oleh Fred Grim. Nama Pastoor pun masuk dalam radar klub.

Spekulasi mengenai siapa yang akan menukangi Ajax musim depan kembali menghangat setelah beberapa pelatih asal Belanda memberikan sinyal terbuka.

Media Belanda, Voetbalprimeur, melaporkan serangkaian pernyataan yang membuat bursa pelatih Ajax semakin ramai.

Dalam laporan tersebut, media mengutip komentar jujur dari Pastoor:

"Akankah saya menjadi manajer Ajax yang baru? Saya harap begitu, dan saya pikir itu logis," ujar Pastoor, seperti dilaporkan Voetbalprimeur.

Patrick Kluivert dan Alex Pastoor, eks pelatih timnas Indonesia dan asistennya.
Patrick Kluivert dan Alex Pastoor, eks pelatih timnas Indonesia dan asistennya.
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

 

Pastoor menyampaikan pernyataan itu dalam program Rondo di Ziggo Sport. Media Belanda menambahkan bahwa Pastoor bukan satu-satunya kandidat; Melvin Boel, pelatih muda berusia 38 tahun, juga disebut masih membuka peluang mengambil alih kursi panas di Amsterdam.

Mantan pemain yang pernah memperkuat Excelsior, NEC, Slavia Praha, Sparta Rotterdam, dan Almere City itu menegaskan kembali ketertarikannya terhadap Ajax:

"Apakah saya mengharapkannya dan apakah masuk akal? Saya rasa saya bisa menjawab ya dua kali," kata Pastoor.

"Anda seorang profesional, jadi Anda bisa bekerja di mana saja. Saya juga bersemangat untuk menerima tantangan yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Ini salah satunya. Belanda memiliki tiga klub papan atas tradisional; Anda tidak akan bisa begitu saja menolak mereka," lanjutnya.

Voetbalprimeur menyoroti bahwa Pastoor kini menjadi salah satu kandidat terpanas untuk posisi pelatih kepala Ajax.

Laporan itu juga mengingatkan bahwa Pastoor sebelumnya kehilangan posisinya sebagai bagian dari staf Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Kluivert beserta beberapa asistennya asal Belanda, termasuk Pastoor, didepak oleh PSSI setelah performa tim yang mengecewakan dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rentetan kekalahan, masalah konsistensi permainan, dan minimnya progres membuat PSSI mengambil keputusan tegas untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat, yang berdampak langsung pada seluruh jajaran pelatih termasuk Pastoor.

Kini, setelah meninggalkan Timnas Indonesia, Pastoor kembali menjadi sorotan di Belanda. Kali ini bukan karena kegagalannya, melainkan karena peluang besar untuk kembali menapaki panggung utama sepak bola Eropa bersama Ajax. 

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.
background

Pekan ke-20

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT