News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terima Kasih Honduras! Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos Fase Gugur Piala Dunia U-17 2025 Jika Skenarionya....

Timnas Indonesia U-17 masih punya peluang lolos ke fase gugur Piala Dunia U-17 2025, Ini skenarionya! Namun, peluang tersebut sangat bergantung pada hasil
Sabtu, 8 November 2025 - 12:16 WIB
Timnas Indonesia U-17 saat hadapi Brasil U-17 di Piala Dunia U-17 2025
Sumber :
  • FIFA

tvOnenews.com - Harapan Timnas Indonesia U-17 untuk melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia U-17 2025 memang kian tipis, tetapi belum sepenuhnya tertutup. 

Setelah dua kali tumbang di fase grup, pasukan Nova Arianto kini berada di ujung tanduk dan harus memaksimalkan peluang terakhir saat berhadapan dengan Honduras pada laga pamungkas Grup H.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara matematis, Garuda Asia masih bisa lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik, sebuah jalur yang kerap menjadi penyelamat bagi tim-tim yang gagal finis di dua besar grup. 

Namun, peluang tersebut sangat bergantung pada hasil pertandingan terakhir serta selisih gol yang masih buruk.

Dua kekalahan beruntun membuat langkah Indonesia menjadi sangat berat. Pada laga perdana, Zahaby Gholy dan rekan-rekan harus mengakui keunggulan Zambia dengan skor 1-3. 

Sementara pada pertandingan kedua, mereka takluk telak 0-4 dari Brasil, tim kuat yang tampil dominan sejak menit awal. 

Timnas Indonesia U-17 saat hadapi Brasil U-17 di Piala Dunia U-17 2025
Timnas Indonesia U-17 saat hadapi Brasil U-17 di Piala Dunia U-17 2025
Sumber :
  • FIFA

 

Hasil ini membuat Indonesia belum meraih satu pun poin dan hanya menempati posisi ketiga Grup H berkat keunggulan tipis dalam selisih gol atas Honduras. 

Dengan kondisi tersebut, laga kontra Honduras akan menjadi “final” sesungguhnya bagi Garuda Asia jika ingin menjaga asa melangkah ke fase gugur.

Menurut catatan dari laman resmi FIFA, hanya delapan dari 12 tim peringkat ketiga terbaik yang berhak melaju ke babak 16 besar. Itu artinya, sekadar menang atas Honduras belum tentu cukup bagi Timnas Indonesia U-17. 

Kemenangan besar dengan selisih gol minimal dua atau tiga angka menjadi syarat mutlak agar posisi mereka naik di klasemen peringkat ketiga terbaik. 

Saat ini, Indonesia masih berada di urutan paling bawah di antara seluruh tim peringkat ketiga dengan selisih gol minus enam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bandingkan dengan pesaing lain seperti Kaledonia Baru yang meski mencatatkan selisih gol minus lima, setidaknya sudah memiliki satu poin setelah menahan imbang Jepang.

Kondisi ini membuat pelatih Nova Arianto harus memutar otak untuk meningkatkan efektivitas serangan tim sekaligus memperbaiki kerapuhan di lini belakang. Indonesia harus bermain lebih disiplin dan berani menekan sejak awal jika ingin menjaga peluang. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT