News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omongan Jujur Warga Pantai Gading Setelah Lihat Kualitas Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Dunia U-17 2025

Sejumlah warga Pantai Gading memberi reaksi setelah ditahan oleh Timnas Indonesia U–17 di Piala Dunia U-17 2025. Duel uji coba di antara kedua tim berakhir tanpa pemenang.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 11:37 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto
Sumber :
  • Facebook/Federasi Sepak Bola Pantai Gading

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah warga Pantai Gading memberi reaksi setelah ditahan oleh Timnas Indonesia U–17 di Piala Dunia U-17 2025. Duel uji coba di antara kedua tim berakhir tanpa pemenang.

Garuda Asia akan segera berlaga di Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar. Turnamen itu akan dimulai pada tanggal 3 November 2025 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim yang diasuh oleh Nova Arianto itu sudah berada di Dubai untuk saat ini. Mereka melaksanakan sejumlah laga uji coba melawan negara-negara sesama peserta Piala Dunia U-17 2025.

Timnas Indonesia U-17
Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • Facebook/Federasi Sepak Bola Pantai Gading

 

Sebelumnya, Timnas Indonesia U-17 menderita kekalahan dengan skor 1-2 dari Paraguay. Namun, Garuda Asia kemudian menahan Pantai Gading tanpa gol.

Duel yang berlangsung pada Senin (27/10/2025) waktu setempat tersebut berakhir tanpa pemenang. Hasil tersebut dapat mengukur kekuatan Timnas Indonesia U-17.

Untuk diketahui, Pantai Gading merupakan tim peringkat ketiga di Piala Afrika U-17 2025. Mereka hanya kalah di semifinal dari Maroko lewat adu penalti.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi salah satu tim Afrika di fase grup nanti. Mereka adalah Zambia, yang merupakan perempatfinalis Piala Afrika U-17 2025.

Dibandingkan dengan Pantai Gading, kekuatan Zambia seharusnya tidak lebih baik. Garuda Asia pun memiliki harapan untuk bisa meraih poin dalam laga tersebut.

Sebuah kemenangan atas Zambia mungkin akan cukup untuk mengantarkan Timnas Indonesia U-17 ke babak berikutnya. Selain Zambia, dua negara lain yang menjadi pesaing tim asuhan Nova Arianto adalah Brasil dan Honduras.

Performa Timnas Indonesia U-17 pun membuat sejumlah warga Pantai Gading bereaksi. Mereka berpendapat bahwa Pantai Gading tidak layak untuk bermain di Piala Dunia U-17 2025.

“Jika Anda tidak bisa mengalahkan Indonesia maka Anda tidak layak ke PIala Dunia,” kata seorang netizen di laman resmi Federasi Sepak Bola Pantai Gading.

‘Tim melemah mendadak bermain buruk untuk Piala Dunia ini,” tambah yang lain. “Indonesia lagi. Teman-teman, itu tidak bagus,” tandas netizen lainnya.

Timnas Indonesia U-17 melawan Pantai Gading
Timnas Indonesia U-17 melawan Pantai Gading
Sumber :
  • Facebook/Federasi Sepak Bola Pantai Gading

 

“Indonesia, apakah kami bermain sepak bola di sana,” kata netizen. “Saatnya untuk pergi dan membuat jejak dalam Piala Dunia ini. Kita tak bisa kalahkan Indonesia? Tak bisa dipercaya,” sambung netizen lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Pantai Gading nantinya akan bersaing di Grup F Piala Dunia U-17 2025. Mereka berada satu grup dengan Korea Selatan, Meksiko, dan Swiss.

Korea Selatan sendiri sebelumnya pernah bertemu Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025. Itu terjadi pada fase grup dan tim asuhan Nova Arianto menang 1-0 berkat gol Evandra Florasta. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT