News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Juga Jadi Pelatih Timnas Indonesia tapi Sudah Ketakutan, Kata Media Vietnam Itu gara-gara PSSI...

Media Vietnam menyebut saat ini pelatih jadi ketakutan untuk bergabung ke Timnas Indonesia, menurut media Vietnam ini semua karena kebijakan PSSI, ada apa?
Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:49 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

tvOnenews.com - Media Vietnam seolah menyindir cara kerja PSSI yang membuat pelatih berkelas tak mau gabung ke Timnas Indonesia.

Saat ini Timnas Indonesia belum mengumumkan pelatih barunya setelah Patrick Kluivert dipecat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia berpacu dengan waktu karena pada November nanti ada agenda FIFA Matchday sehingga harus segera mendapatkan pelatih baru.

Selain itu, Timnas Indonesia harus segera menetapkan pilihannya karena bisa jadi tim lain juga sedang mengincar pelatih tersebut.

tvonenews

Di tengah pencarian pelatih Timnas Indonesia, nama Shin Tae-yong terus menjadi calon kuat yang diharapkan suporter.

Namun juga belum ada kepastian apakah memang Shin Tae-yong mau kembali melatih Timnas Indonesia.

Di bawah asuhan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia mampu meraih prestasi di level Asia.

Bahkan Timnas Indonesia mampu menyentuh round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 berkat tangan dingin Shin Tae-yong.

Di saat Timnas Indonesia masih mencari pelatih, media Vietnam justru menyebut Park Hang seo menjadi sosok pelatih yang diincar oleh PSSI.

Pihak PSSI pun tak menyebutkan bahwa Park Hang seo memang sedang diincar untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Namun media Vietnam justru menyinggung bahwa Timnas Indonesia tak akan bisa mendapatkan Park Hang seo gara-gara kebijakan PSSI itu sendiri.

Media Vietnam menyebut Timnas Indonesia saat ini terlalu berisiko bagi karier seorang pelatih.

"Faktor penting lainnya adalah kancah sepak bola Thailand dan Timnas Indonesia saat ini terlalu berisiko," tulis media Vietnam, Soha, seperti dilansir tvOnenews.com.

Kebijakan PSSI dianggap sebagai biang kerok yang membuat pelatih-pelatih khawatir ketika akan melatih Timnas Indonesia.

"Bagi Timnas Indonesia, meskipun sedang berkembang pesat berkat kebijakan naturalisasi pemain campuran Eropa, cara kerja Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) membuat banyak pelatih khawatir," tulis media Vietnam, Soha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Vietnam menyinggung keputusan PSSI yang memecat dua pelatih dalam waktu yang berdekatan yaitu Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

Menurut media Vietnam, PSSI terlalu mengambil jalan terjal dengan memecat pelatih demi meraih ambisi lolos ke Piala Dunia 2026 yang pada akhirnya tidak berhasil diwujudkan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT