News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jay Idzes Angkat Bicara Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Kami Punya...

Jay Idzes yakin Timnas Indonesia bisa bangkit dan punya peluang tatap Piala Dunia 2030.
Minggu, 12 Oktober 2025 - 14:54 WIB
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • Instagram/jayidzes

Jakarta, tvOnenews - Jay Idzes menegaskan satu hal setelah laga terakhir Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meski mimpi tampil di Piala Dunia 2026 kandas, sang kapten memastikan semangat skuad Garuda tidak akan padam.

Harapan besar yang dibawa Indonesia memang harus berhenti di tengah jalan. Dalam dua laga penting Grup B, Garuda takluk 2-3 dari Arab Saudi dan kalah tipis 0-1 dari Irak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia Vs Irak
Timnas Indonesia Vs Irak
Sumber :
  • AFC

 

Kekalahan itu membuat posisi Indonesia terjerembab di dasar klasemen dan menutup peluang ke putaran selanjutnya. Padahal, sebelumnya pasukan Patrick Kluivert hanya berjarak dua pertandingan dari panggung terbesar sepak bola dunia.

Namun Jay Idzes menolak tenggelam dalam kekecewaan. Pemain belakang Sassuolo itu menegaskan bahwa kegagalan kali ini hanyalah bagian dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih kuat.

“Tim ini tidak hanya dibangun untuk hari ini. Kami punya masa depan yang cerah dan tidak akan berhenti di sini," ucapnya tegas. 

Menurut Idzes, pondasi yang sudah terbentuk di tubuh Timnas Indonesia merupakan aset berharga. Ia percaya kerja keras, kebersamaan, dan pengalaman di kualifikasi kali ini akan menjadi modal besar menuju kesuksesan berikutnya.

“Kami punya proyek besar, tim yang luar biasa, dan dukungan yang tak pernah berhenti. Chemistry kami semakin kuat, dan itu membuat saya percaya masa depan Timnas akan lebih baik," ujar pemain berusia 24 tahun itu. 

Meski gagal ke Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, Idzes sudah menetapkan pandangan ke depan. Ia ingin Garuda bangkit dan menatap target baru: Piala Dunia 2030 di Maroko, Portugal, dan Spanyol.

Baginya, pengalaman kali ini terlalu berharga untuk disesali. Setiap pertandingan, setiap kekalahan, menjadi pelajaran berharga untuk membentuk mental juara.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • Kitagaruda.id

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini pengalaman yang sangat berharga. Kami belajar banyak dari sini, dan kami akan terus berjuang agar suatu hari nanti, bendera Indonesia bisa berkibar di Piala Dunia.”

Ucapan Idzes seolah menjadi simbol semangat baru Timnas Indonesia. Kegagalan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju impian yang lebih besar.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
background

Pekan ke-20

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT