Legenda Kiper Timnas Indonesia Seolah Tak Percaya Maarten Paes akan Tampil Penuh, Sebut Nadeo Argawinata Layak Main Vs Arab Saudi
- Kolase Instagram/Maarten Paes & tvOnenews.com/Julio Tri Saputra
Jakarta, tvOnenews.com - Legenda kiper Timnas Indonesia era 1983-an, Hermansyah membandingkan kesiapan Maarten Paes dan Nadeo Argawinata.
Perbandingan tersebut terjadi menjelang laga Timnas Indonesia kontra Arab Saudi di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Duel Timnas Indonesia dengan Arab Saudi akan sengit karena digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari.
Tiga hari setelahnya, Timnas Indonesia sambut Irak di round 4, meski pernah bertemu di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pada akhir September 2025 lalu, Patrick Kluivert awalnya memanggil 28 pemain, namun menjadi 29 pemain karena diterpa badai cedera pemain.
Pemain yang baru cedera adalah Emil Audero, sehingga Nadeo Argawinata dan Reza Arya sebagai pesaing Maarten Paes dan Ernando Ari.
Kiper yang menjadi sorotan dari Hermansyah adalah Maarten Paes yang telah ikut pemusatan latihan (TC) di Jeddah, Arab Saudi.
Sorotan itu setelah anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga melaporkan kondisi terkini Maarten Paes pasca cedera panjang.
"Paes juga udah latihan dengan pemain-pemain yang ada, mudah-mudahan siap betul," ungkap Arya Sinulingga lewat saluran program Catatan Demokrasi tvOne dikutip, Rabu (8/10/2025).
Kata Arya Sinulingga, kiper yang layak tampil lawan Arab Saudi dan Irak merupakan keputusan dari jajaran pelatih.
"Paes juga beberapa minggu terakhir ngebut banget latih fisiknya," tutur Arya.
Namun begitu, Hermansyah selaku mantan kiper era 1983-an mempunyai pandangan sendiri terhadap kepiawaian Maarten Paes di round 4.
Bukan tanpa alasan, keraguan tersebut memiliki dasar kuat karena Paes sudah tidak main akibat cedera sejak awal Agustus 2025.
"Sembilan pekan dia nggak main, bisa lihat nggak kondisi dia terakhir sejauh mana, terutama dari kebugarannya," kata Hermansyah.

- tvOneNews
Arya Sinulingga langsung menjawab kesiapan Maarten Paes untuk urusan mental, fisik, dan lain-lain sudah terlihat 100 persen.
Tetapi Hermansyah menjelaskan sebagai seorang legenda kiper Garuda, penjaga gawang yang siap juga harus punya feeling kuat.
Karena dua bulan lebih tidak tampil di FC Dallas dan Indonesia, Hermansyah mengatakan, Maarten Paes harus mengembalikan performa terbaiknya.
"Sentuhannya dia harus dapat, selama sembilan pekan hanya latihan saja itu pengaruh. Saya pernah alami sendiri pada tahun 85-an itu menunggu butuh waktu," bebernya.

- instagram Maartenpaes
Hermansyah menjelaskan pengalaman menjadi kiper utama di era 90-an, ia harus mengakui kepercayaannya hilang pasca cedera panjang.
"Saya mampu nggak, jadi itu saja. Menurut saya mengembalikan kepercayaan diri aja," tuturnya.
Jika membicarakan Nadeo Argawinata, Ernando Ari, dan Reza Arya Pratama, Hermansyah lebih dulu mengulas terkait kesiapan kiper Borneo FC.
"Kalau saya lihat kedewasaaan Nadeo dari pertandingan, itu penampilan Nadeo semakin progres terutama kedewasaan dan pengalamannya," bebernya.

- PSSI
Menurut penuturannya, Nadeo sering menjaga sikap emosi dan tidak tempramen, sehingga tidak diragukan menjadi kiper lawan Arab Saudi.
Khusus Ernando Ari, Hermansyah tidak bisa berkomentar banyak karena sudah dewasa untuk urusan membela Timnas Indonesia sejak awal Kualifikasi Piala Dunia.
Apabila disuruh memilih siapa yang layak tampil di round 4, Hermansyah lebih setuju Nadeo Argawinata.
"Karena di kompetisi, dia sudah siap. Takutnya Maarten Paes masalah di komunikasi. Ini penting ke bek, kalau Nadeo sudah terbukti sering berkomunikasi," tukasnya.
(hap)
Load more