News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Cabut Status Tuan Rumah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 usai Demo Besar-besaran?

AFC terancam mencabut status tuan rumah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 usai terjadi demo besar-besaran.
Minggu, 31 Agustus 2025 - 16:06 WIB
Logo AFC
Sumber :
  • AFC.com

Jakarta, tvOnenews.com - AFC terancam mencabut status tuan rumah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 usai terjadi demo besar-besaran.

Berdasarkan regulasi resmi AFC, setiap asosiasi yang dipercaya menjadi tuan rumah wajib menjamin keamanan penuh bagi pemain, ofisial, hingga penonton. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika terjadi gangguan serius yang mengancam jalannya pertandingan, AFC berhak mengambil langkah ekstrem, mulai dari menunda jadwal hingga mencabut status tuan rumah dan memindahkan laga ke negara lain.

Dalam dokumen peraturan turnamen, AFC menegaskan bahwa peristiwa yang digolongkan sebagai force majeure  termasuk kerusuhan, konflik, maupun bencana bisa menjadi alasan kuat untuk merelokasi pertandingan. 

Jejak-jejak pasca demonstrasi pada tanggal 29 Agustus 2025, sejumlah ruas jalan dan tembok dipenuhi tulisan dalam bentuk protes, selain itu Markas Gegana dan sejumlah pintu masuk tol, terkena dampak, Jakarta, Sabtu (30/8/2025)
Jejak-jejak pasca demonstrasi pada tanggal 29 Agustus 2025, sejumlah ruas jalan dan tembok dipenuhi tulisan dalam bentuk protes, selain itu Markas Gegana dan sejumlah pintu masuk tol, terkena dampak, Jakarta, Sabtu (30/8/2025)
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

 

Artinya, jika demonstrasi di Indonesia dinilai berpotensi mengganggu keamanan, PSSI harus segera melaporkan kondisi tersebut kepada AFC. 

Jika tidak, risiko sanksi finansial hingga larangan berpartisipasi di edisi berikutnya bisa dijatuhkan.

Sejarah mencatat, AFC bukan pertama kali mengambil keputusan semacam itu. Pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 lalu, Lebanon kehilangan status tuan rumah karena situasi keamanan yang memburuk. 

Semua laga grup mereka dipindahkan ke Yordania. Begitu juga dengan Yaman yang sejak 2015 tak pernah lagi bisa menggelar pertandingan internasional akibat perang saudara, sehingga selalu bermain di negara netral.

Jika skenario serupa terjadi di Indonesia, negara-negara seperti Korea Selatan, Macau, hingga Laos yang berada satu grup berpeluang ditunjuk sebagai pengganti tuan rumah. 

AFC biasanya memilih lokasi yang aman, memiliki infrastruktur memadai, serta akses transportasi internasional yang lebih stabil.

Bagi Timnas Indonesia U-23, kehilangan status tuan rumah jelas akan menjadi kerugian besar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukungan suporter di kandang sendiri sering menjadi faktor penentu dalam laga krusial, apalagi persaingan di babak kualifikasi sangat ketat. 

Selain itu, secara finansial, Indonesia juga bisa kehilangan subsidi dan berpotensi terkena denda jika dianggap lalai memenuhi kewajiban sebagai penyelenggara.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT