Timnas Indonesia U-17 Gagal Juara Piala Kemerdekaan 2025, Nova Arianto Panggil 3 Pemain Diaspora untuk TC di Bulgaria?
- Kitagaruda.id
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menerangkan bahwa akan ada evaluasi setelah Piala Kemerdekaan 2025, termasuk memanggil tiga pemain diaspora.
Skuad Garuda Asia U-17 telah menuntaskan perjuangan mereka di turnamen uji coba yang diselenggarakan di Sumatera Utara, Piala Kemerdekaan 2025.
Dalam laga terakhirnya melawan Mali, Timnas Indonesia U-17 menderita kekalahan dengan skor 1-2 setelah gol Alberto Henga tak cukup membalas gol-gol dari Zoumana Ballo dan Seydou Dembele.
- PSSI
Pada dua laga sebelumnya, skuad Garuda Asia bermain imbang 2-2 melawan Tajikistan dan menang 2-0 atas Uzbekistan.
Hasil ini cukup memuaskan mengingat ketiga lawan yang dihadapi adalah mereka yang juga tampil di Piala Dunia U-17 2025.
Terlebih, Mali adalah tim peringkat ketiga dari turnamen sebelumnya pada 2023 yang digelar di Indonesia. Mereka bahkan mengalahkan Argentina 3-0 untuk merebut status peringkat ketiga tersebut.
Namun, Nova Arianto menerangkan bahwa evaluasi akan tetap dilakukan. Ada sistem promosi dan degradasi yang juga harus dilakukan.
Evaluasi akan tetap kita lakukan, apa yang menjadi kekurangan selama di turnamen Piala kemerdekaan ini, akan kita lihat dan akan kita perbaiki,” kata Nova dalam konferensi pers pada Senin (18/8/2025).
- Kitagaruda.id
“Termasuk juga opsi-opsi untuk memanggil pemain baru agar tim ini bisa menjadi lebih solid, bisa menjadi lebih kuat lagi sehingga kita akan siap di Piala Dunia. Sekali lagi, pertandingan di sini sangat-sangat luar biasa,” tambahnya.
Timnas Indonesia U-17 akan melaksanakan training camp di Bulgaria setelah ini, dan Nova mengungkap kemungkinan memanggil tiga pemain diaspora, yaitu Nicholas Indra Mjosund, Mike Rajasa, dan Lucas Lee.
“Yang pastinya promosi dan degradasi akan terus berjalan ya, setelah ini kami akan melakukan training camp di bulgaria tanggal 1 sampai 14, dan rencananya kita ada tiga kali uji coba di sana,” katanya.
“Termasuk sekali lagi saya harapkan pemain-pemain diaspora yang mungkin tidak bisa hadir di Piala Kemerdekaan dia bisa datang,” tambah Nova.
Load more