GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuai Apa yang Ditanam, Bukti Kecerdikan Nova Arianto dalam Melatih Timnas Indonesia U-17, Sudah Jauh Hari Janji ke Shin Tae-yong untuk ...

Inilah bukti kecerdikan Nova Arianto dalam membina dan melatih timnas Indonesia kelompok umur, secara perlahan punya bibit-bibit masa depan untuk timnas senior
Minggu, 17 Agustus 2025 - 22:49 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Sumber :
  • Kitagaruda.id

tvOnenews.com - Bukti kecerdikan Nova Arianto dalam membina dan melatih timnas Indonesia kelompok umur, bukan hanya melihat performa timnas Indonesia U-17 saat ini.

Lebih dari itu, Nova Arianto sudah menjalin rencana jangka panjang bersama Shin Tae-yong, saat masih memimpin Timnas Indonesia senior.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nova Arianto dinilai berhasil menyerap dan menerapkan ilmu dari Shin Tae-yong, setelah menjadi asistennya cukup lama.

Hasilnya secara perlahan dapat terlihat dari pertanding-pertandingan dan performa timnas Indonesia U-17 baru-baru ini.

Skema serangan dan terciptanya gol dari Garuda Asia adalah buah dari kerja keras Nova Arianto yang ditanam dalam beberapa tahun belakangan ini.

Timnas Indonesia U-17 sukses mengalahkan Uzbekistan dengan skor akhir 2-0 pada ajang Piala Kemerdekaan 2025.

Laga yang digelar di Stadion Utama Sumut, Deli Serdang, Jumat (15/8), dwi gol Garuda Asia dicetak oleh Dimas Prasetyo (17') dan Al Gazani Dwi Sugandi (67').

Nova Arianto Pastikan Rotasi Timnas Indonesia U-17
Nova Arianto Pastikan Rotasi Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • Timnas Indonesia

 

Salah satu bukti kedalaman skuad Timnas Indonesia U-17 adalah pada pertandingan ini, Nova Arianto tidak memainkan pemain intinya.

Meski pada laga perdana harus menerima hasil imbang, bukannya cari aman, Nova justru melakukan rotasi besar-besaran untuk laga kontra Uzbekistan.

Terpantau para pemain inti dicadangkan di antaranya Mierza Firjatullah, Zahaby Gholy, Mathew Baker, Fabio Azka dan Evandra Florasta.

Tetapi, Garuda Asia menunjukkan permainan yang ciamik, sejak awal Nova Arianto menerapkan skema pressing yang tinggi dan garis pertahanan yang tinggi.

Tampak penyelesaian para pemain Timnas Indonesia U-17 juga sangat bagus, dan juga tenang.

Hal itu bisa terlihat saat gol pertama Indonesia tercipta, berawal dari pergerakan Azizu Milanesta memberikan umpan silang ke dalam kotak penalti, dan salah diantisipasi oleh bek Uzbekistan.

Bola liar tersebut langsung disambar oleh Dimas Adi Prasetyo, dengan ketenangan yang sangat luar biasa, Dimas tampak melakukan dummy yang membuat kiper dan bek lawan terkecoh.

Lalu dengan mudah dirinya menceploskan bola ke gawang Uzbekistan yang sisi kosong.

Atas hasil ini, Timnas Indonesia U-17 asuhan Nova Arianto mengamankan tiga poin penting.

Pada senin mendatang, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan tim yang dianggap paling di Piala Kemerdekaan 2025 ini yakni Mali.

Mali membawa status sebagai runner-up Piala Afrika 2025 dan peringkat tiga Piala Dunia U-17 2023 saat di Indonesia.

Di sisi lain, setahun lalu Nova Arianto pernah mengungkapkan proyek jangka panjangnya saat masih ada Shin Tae-yong.

Mantan asisten pelatih Shin Tae-yong di timnas senior itu dinilai sangat keras dalam melatih anak-anak asuhnya, dan tak ragu memarahinya di sesi latihan.

Jauh sebelum gelaran Piala Kemerdekaan 2025, ketika dia menangani Piala AFF U-16 2024, mantan bek timnas Indonesia mengungkapkan bahwa salah satu PR besar yang ingin diselesaikan di skuad timnas Indonesia.

Di mana ia telah menyeleksi untuk menemukan talenta-talenta muda dari berbagai pelosok negeri hingga pemain diaspora.

Diketahui, saat itu tercatat sebanyak 7 pemain diaspora yang mengikuti seleksi, dan hanya 2 yang lolos pada tahap final.

Dia berpesan kepada para pemain yang tidak lolos seleksi bahwa ke depannya akan selalu ada kesempatan, jika sang pemain latihan dengan benar dan berkembang.

"Itu yang saya bicarakan kepada para pemain di gelombang 1 sampai 3, karena Coach Shin Tae-yong pun selalu berbicara kalau usia muda tuh di setiap 6 bulan, pemain pasti akan punya progres," ucapnya dilansir Youtube Sport77 Official.

"Contoh pemain A jelek di saat 6 bulan lagi, kalau dia latihan benar semuanya betul, secara progres dia akan bagus," paparnya.

Nova Arianto menyoroti masalah tinggi badan dari proses seleksi ketat dari para pemain muda Indonesia.

"Masalah tinggi badan mengapa menjadi consent saya," jelasnya.

Mantan bek Persib Bandung itu menjelaskan bahwa pada saat aktif bermain, awalnya berposisi sebagai striker dengan tinggi badan 178 cm.

Kemudian dipindahkan posisinya di stopper, karena dinilai punya postur tinggi dan dapat diandalkan dalam duel-duel bola udara.

"Secara postur, pemain depan dan pemain belakang menjadi urgent," paparnya.

Hal itu berdasarkan pengamatan Nova Arianto di gelaran Piala Asia 2023, anak asuh Shin Tae-yong tampak kesulitan ketika berduel dengan tim raksasa asia seperti Irak dan Australia.

"Karena saya melihat di Piala Asia, kita lemah di duel-duel udara. Kenapa saya buatkan gennya di situ agar ke depan timnas senior bisa mempunyai gen pemain timnasnya tuh yang tinggi-tinggi," ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa berkaca pada negara tetangga atau Malaysia, memiliki program jangka panjang dalam membina kiper.

Tim Harimau Malaya menyiapkan para kipernya dari usia 12 tahun hingga 13 tahun, dicari anak-anak yang tinggi.

"Dia latih, dia buat agar nanti saat mereka naik level atas, kipernya juga mempunyai postur yang bagus-bagus," pungkasnya.

Mathew Baker
Mathew Baker
Sumber :
  • Timnas Indonesia

 

Pelatih berusia 45 tahun memiliki standar tersendiri dalam membangun skuad bentukannya di timnas Indonesia kelompok yakni pemain belakang dan pemain depan harus tinggi.

"Bukannya harus 175 cm ke atas, minimal 166 cm atau 170 cm lah, minta maaf ada yang masuk tingginya 159-160, kalau dia 160 di saat kita compare-in dia naik 4 centi, minimal dia itu cuma 165 cm, kita lawan Australia kita nggak bisa apa-apa, itu menjadi pemikiran saya," paparnya. 

Nova Arianto menegaskan bahwa tidak ada maksud dalam mengkotak-kotakkan sisi pemain tinggi atau tidak.

"Karena saya yakin kualitas pemain tinggi pun belum tahu semuanya bagus kan, tapi pemain tinggi menjadi modal awal kita sih, menjadi modal awal kita bersaing di level Asia," terangnya.

"Itu yang saya mau buat, kita buat gen tim nasionalnya adalah dengan postur-postur yang tinggi," tambahnya.

Mengambil contoh dari kapten timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam yang awal masuk ke timnas kelompok umur tingginya 166 cm, sekarang dia memiliki tinggi 174 cm.

"Jadi itu yang saya coba (terapkan), posisinya Asnawi kan di bek kanan, dengan postur dia 174 cm dia masih bisa bersaing untuk posisinya," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pusat Jual Takjil hingga Jelang Buka Puasa Jadi Jam Rawan Macet Selama Ramadhan, Polisi Lakukan Ini

Pusat Jual Takjil hingga Jelang Buka Puasa Jadi Jam Rawan Macet Selama Ramadhan, Polisi Lakukan Ini

Tim Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memetakan jam rawan kepadatan lalu lintas saat bulan Ramadhan 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Pengakuan Dosa Shayne Pattynama, Aksi Emosionalnya di Laga Timnas Indonesia vs Irak

Pengakuan Dosa Shayne Pattynama, Aksi Emosionalnya di Laga Timnas Indonesia vs Irak

Bek Timnas Indonesia Shayne Pattynama akhirnya mengungkap kalimat serta gestur yang membuat wasit asal China Ma Ning, mengganjarnya kartu merah dalam laga vs -
Dua Pria Diringkus Saat Hendak Edarkan Narkoba di ATM Center Jakpus, Ratusan Pil Ekstasi Disita

Dua Pria Diringkus Saat Hendak Edarkan Narkoba di ATM Center Jakpus, Ratusan Pil Ekstasi Disita

Dua orang pria ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui Teamsus Subdit 3 dalam kasus peredaran narkotika jenis ekstasi, Senin (16/2/2026).
Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Umat Muslim laksanakan shalat tarawih perdana di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (18/2/2026), menyusul penetapan 1 Ramadhan 1447 H yang jatuh pada Kamis (19/2/2026).
Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Inter Milan bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off Liga Champions, yang digelar dalam kondisi cuaca dingin ekstrem di Norwegia, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, membantah tuduhan melakukan penghinaan rasial terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, pada laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/2026 di Stadion Da Luz.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Detik-detik Kebakaran Terjadi di Ruang CCTV Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Detik-detik Kebakaran Terjadi di Ruang CCTV Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran terjadi di ruang CCTV Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/2/2026) malam. Kebakaran terjadi saat shalat tarawih berlangsung.
Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Inter Milan bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off Liga Champions, yang digelar dalam kondisi cuaca dingin ekstrem di Norwegia, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, membantah tuduhan melakukan penghinaan rasial terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, pada laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/2026 di Stadion Da Luz.
Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Kiper SC Telstar Ronald Koeman Jr. dikabarkan tengah menjalani proses negosiasi dengan Persib Bandung jelang bergulirnya Super League 2026/2027. Persib disebut
Setan Dikurung Saat Bulan Ramadhan, Kenapa Manusia Masih Berbuat Dosa? Simak Penjelasannya

Setan Dikurung Saat Bulan Ramadhan, Kenapa Manusia Masih Berbuat Dosa? Simak Penjelasannya

Sebagian umat Islam percaya bahwa saat bulan Ramadhan tiba, setan-setan dibelenggu. Namun, masih banyak orang yang tetap melakukan perbuatan dosa. Kok Bisa?
Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Majed Mohammed Al-Shamrani akan menjadi pengandil di laga penentu Persib melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026). 
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT