News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Malaysia Sindir Kepindahan Jay Idzes ke Sassuolo, Bandingkan Bintang Murahnya dengan Kapten Timnas Indonesia

Media Malaysia sindir kepindahan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes dari Venezia FC ke Sassuolo yang bertarung di Serie A.
Jumat, 8 Agustus 2025 - 14:43 WIB
Bek Venezia, Jay Idzes
Sumber :
  • Website Venezia

Jakarta, tvOnenews.com - Media Malaysia sindir kepindahan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes dari Venezia FC ke Sassuolo yang bertarung di Serie A.

Jay Idzes dikabarkan telah memilih Sassuolo sebagai pelabuhan barunya untuk musim 2025-2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang yang sempat menyeret namanya ke sejumlah klub papan atas Serie A.

Sebelumnya, posisi Idzes di Venezia mulai goyah setelah klub tersebut terdegradasi dari Serie A musim lalu. 

Bek Timnas Indonesia dan Venezia, Jay Idzes.
Bek Timnas Indonesia dan Venezia, Jay Idzes.
Sumber :
  • Venezia

 

Penampilan solidnya bersama I Leoni alati dengan tampil dalam 35 pertandingan membuat banyak klub tertarik meminangnya.

Di bursa transfer, Torino awalnya menjadi kandidat terkuat untuk mendapatkan tanda tangan bek berusia 25 tahun tersebut. 

Bahkan, Idzes sempat absen dari sesi pramusim Venezia demi mempersiapkan kepindahannya. 

Laporan menyebutkan bahwa Torino dan sang pemain sudah mencapai kesepakatan kontrak berdurasi empat tahun dengan bayaran 1 juta euro per musim.

Jual Mahal Direktur Olahraga Venezia untuk Lepas Jay Idzes: Tidak Ada Diskon untuk Pemain Terbaik Kami
Jual Mahal Direktur Olahraga Venezia untuk Lepas Jay Idzes: Tidak Ada Diskon untuk Pemain Terbaik Kami
Sumber :
  • Venezia FC

 

Namun, situasi berubah drastis ketika Sassuolo, klub promosi Serie A musim ini, datang dengan tawaran yang lebih menggoda. 

Mengutip laporan jurnalis top Italia, Gianluca Di Marzio dan Nicolo Schira, Sassuolo memberikan kontrak dengan nilai 1,1 juta euro per tahun atau setara Rp 20,8 miliar. 

Jumlah itu belum termasuk bonus performa yang bisa membuat penghasilannya melonjak lebih tinggi.

Tak hanya menawarkan gaji lebih besar, Sassuolo juga berani mengeluarkan biaya transfer signifikan untuk menebus Idzes dari Venezia. 

Bagaimana Nasib Jay Idzes? Jurnalis Italia Sebut Venezia Tolak Permintaan Udinese dan Leece Bajak Kapten Timnas Indonesia
Bagaimana Nasib Jay Idzes? Jurnalis Italia Sebut Venezia Tolak Permintaan Udinese dan Leece Bajak Kapten Timnas Indonesia
Sumber :
  • Venezia

 

Klub berjuluk I Neroverdi itu merogoh kocek 8 juta euro atau sekitar Rp 151 miliar, plus bonus tambahan sesuai kesepakatan.

Idzes sendiri sudah berada di markas Sassuolo kemarin untuk menjalani tes medis sekaligus merampungkan proses kepindahannya. 

Proses ini sekaligus memastikan bahwa sang kapten Timnas Indonesia akan memperkuat Sassuolo di musim debut mereka kembali di Serie A.

Dengan reputasinya sebagai bek tangguh dan kemampuannya membaca permainan, Idzes diharapkan menjadi pilar penting di lini belakang Sassuolo.

Namun, kabar merapatnya Jay Idzes ke Sassuolo mendapat sindiran dari asal Malaysia, 
Onefootball.my.

Melalui akun X-nya, @OnefootballM mereka menyebut bahwa La Liga atau Liga Spanyol lebih baik dari Serie A.

"Laliga > Serie A," tulis akun X @OnefootballM, Jumat (8/8/2025).

Hal ini diduga kuat sebagai bentuk sindiran akun tersebut, karena ada pemain Timnas Malaysia yang bermain di La Liga.

Sosok tersebut adalah Facundo Garces yang baru saja dinaturalisasi oleh Timnas Malaysia dan kini  bermain di Deportivo Alaves.

Secara nilai pasar, Jay Idzes sebenarnya jauh lebih baik dari Facundo Garces. Bahkan, nilainya mencapai dua kali lipat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jay Idzes memiliki nilai pasar sebesar 7,5 juta euro, sedangkan Facundo Garces hanya berkisar di angka 2 juta euro. (fan) 


 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT