News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dokter Timnas Vietnam Klarifikasi soal Trik Kotor yang Ganggu Robi Darwis di Final Piala AFF U-23 2025

Aroma kontroversi masih menyelimuti laga final Piala AFF U-23 2025 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam U-23. Dalam duel itu Robi Darwis dapat -
Senin, 4 Agustus 2025 - 22:03 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-23 Robi Darwis bersama pelatih Vietnam Kim Sang-sik
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

tvOnenews.com, Jakarta – Aroma kontroversi masih menyelimuti laga final Piala AFF U-23 2025 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam U-23.

Meski laga telah usai dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (29/7/2025), sorotan publik kini tertuju pada dugaan provokasi yang dilakukan kubu Vietnam selama pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duel antara dua tim raksasa ASEAN itu memang berlangsung panas sejak awal. Selain keras secara fisik, laga ini juga diwarnai trik-trik psikologis yang dinilai tidak sportif.

Pemain Timnas Indonesia U-23, Robi Darwis
Pemain Timnas Indonesia U-23, Robi Darwis
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Botol Air Jadi Senjata Tersembunyi?

Salah satu momen yang paling menyita perhatian publik terjadi di area bench pemain cadangan Vietnam, di mana terlihat botol-botol air berserakan tepat di dekat garis lapangan.

Keberadaan botol-botol ini dinilai mengganggu lemparan ke dalam jarak jauh Robi Darwis, senjata andalan Indonesia yang terbukti ampuh sejak era Shin Tae-yong.

Akun sepak bola regional, ASEAN Football, menyebut bahwa tumpukan botol tersebut diduga sengaja disebar untuk menghalangi ancang-ancang Robi Darwis saat melakukan throw-in.

Lemparan jauh Robi memang kerap menjadi peluang emas bagi Garuda Muda, bahkan setara ancamannya dengan tendangan sudut atau tendangan bebas.

Salah satu staf pelatih Timnas U-23 Indonesia bahkan terlihat mendapat kartu merah dari wasit usai mencoba menyingkirkan botol-botol tersebut dari lapangan.

Ketegangan pun semakin meningkat, terutama karena dugaan provokasi ini tak berhenti di situ.

Pelatih Vietnam Turut Terlibat

Aksi licik staf pelatih Vietnam di laga final Piala AFF U-23 2025 vs Timnas Indonesia
Aksi licik staf pelatih Vietnam di laga final Piala AFF U-23 2025 vs Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/foretzo

 

Tak hanya dari sisi staf medis, pelatih kepala Vietnam Kim Sang-sik juga tertangkap kamera berusaha mengganggu fokus Robi Darwis.

Ia terlihat berdiri sangat dekat dengan Robi dan diduga sengaja menghalangi ancang-ancang pemain asal Persib Bandung itu saat hendak melakukan lemparan.

Langkah tersebut menuai kecaman dari netizen dan pengamat sepak bola yang menilai tindakan itu tidak mencerminkan semangat fair play.

Menurut media Vietnam VN Express, pihak Vietnam berdalih bahwa kekhawatiran terhadap lemparan Robi Darwis membuat mereka mengambil langkah-langkah tertentu.

Lemparan jauh Robi dinilai sebagai ancaman nyata bagi lini pertahanan The Golden Star Warriors.

Menanggapi tudingan provokasi dokter tim U-23 Vietnam dr. Nguyen Truong An akhirnya angkat bicara. Ia membantah bahwa botol-botol air yang berserakan di pinggir lapangan sengaja diletakkan untuk mengganggu pemain Indonesia.

“Saya dokter yang bertanggung jawab atas kesehatan dan perawatan medis tim U-23,” ujarnya kepada VN Express.

“Biasanya, sebelum pertandingan, saya menata botol-botol air dengan rapi dan bersih agar para pemain bisa menggunakannya,” tambahnya.

Namun, ia mengakui bahwa menjelang akhir pertandingan, suasana di area teknis berubah menjadi kacau, dan botol-botol tersebut tidak lagi tertata seperti semula.

“Di menit-menit terakhir ketika situasinya agak kacau, botol-botol air itu tidak lagi rapi. Semuanya berantakan dan tidak ada gunanya,” imbuhnya.

Meski mengaku terkejut dengan sorotan besar publik terhadap dirinya, dr. Nguyen mengungkapkan bahwa fokus utama timnya adalah membawa pulang trofi juara dari Indonesia.

“Saya sangat terkejut menerima begitu banyak perhatian, banyak orang mengirim pesan kepada saya. Tapi yang paling membahagiakan adalah seluruh tim menang, membawa Piala Kejuaraan ke Vietnam,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontroversi ini memicu gelombang reaksi keras dari publik Indonesia, terutama di media sosial. Tagar seperti #FairPlayPlease dan #ASEANCupU23 sempat ramai di platform X (Twitter) hingga hari ini.

Meski PSSI belum mengeluarkan pernyataan resmi, banyak pihak mendesak agar ASEAN Football Federation (AFF) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap insiden di final tersebut, terutama terkait etika permainan dan sikap ofisial tim.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT