News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Terlalu Ikut Campur Urusan Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg Disebut Tak Punya Adab dan Tak Pantas Karena....

Gerald Vanenburg dikritik Media Korea, tensi panas usai final Piala AFF U-23 2025 kian membara. Ketegangan mencuat ketika pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, tertangkap kamera mencoba
Minggu, 3 Agustus 2025 - 11:33 WIB
Media Korea Terlalu Ikut Campur Urusan Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg Disebut Tak Punya Adab dan Tak Pantas Karena....
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Final Piala AFF U-23 2025 antara Timnas Indonesia melawan Vietnam memang telah usai, namun ketegangan yang terjadi di atas lapangan rupanya masih menyisakan bara. 

Kekalahan tipis 0-1 yang dialami Indonesia tak hanya menyakitkan dari sisi hasil, tetapi juga melahirkan rivalitas baru antara dua pelatih: Gerald Vanenburg dari Indonesia dan Kim Sang-sik dari Vietnam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketegangan mencuat ketika pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, beberapa kali tertangkap kamera mencoba menghalangi Robi Darwis saat hendak melakukan lemparan ke dalam. 

Aksi ini memicu amarah dari Vanenburg yang terlihat tidak senang dan sempat memprotes keras tindakan Kim. 

Momen panas tersebut menjadi sorotan berbagai media, termasuk media Korea Selatan Chosun Ilbo, yang tidak segan mengecam sikap Vanenburg.

Dalam laporannya, Chosun menulis, “Perilaku tidak pantas pelatih Indonesia terhadap pelatih Kim Sang-sik… Karena marah, melakukan tindakan yang tidak pantas.” 

Mereka bahkan menyebut Vanenburg menunjukkan sikap tak sportif karena enggan bersalaman dengan Kim usai laga berakhir. 

Dalam video yang beredar, terlihat pelatih Indonesia itu sempat menjabat tangan beberapa ofisial Vietnam, namun dengan jelas menolak bersalaman saat Kim Sang-sik mendekat. 

“Pelatih Kim terkejut, menunjukkan ekspresi tidak senang, lalu pergi dengan raut bingung,” tulis Chosun lebih lanjut.

Reaksi keras media Korea ini dipandang sebagian kalangan sebagai bentuk solidaritas terhadap pelatih asal negaranya. 

Namun, tak sedikit pula yang menilai ada standar ganda dalam pemberitaan tersebut. Pasalnya, tindakan Kim di laga final dinilai cukup provokatif. 

Ia disebut sengaja menaruh botol minuman di area lemparan Robi Darwis, dengan tujuan memperlambat tempo permainan. 

Ketika dikonfirmasi, Kim berdalih bahwa hal itu dilakukan agar para pemain bisa cepat minum di tengah suhu panas. 

Alasan tersebut dipandang tidak masuk akal oleh sebagian pengamat sepak bola dan bahkan wasit sempat memberikan peringatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Banyak botol air tumpah di sekitar area teknis. Beberapa media menjelaskan bahwa pelatih Kim menerapkan strategi untuk menunda lemparan ke dalam,” tulis Chosun. 

Meski demikian, mereka tetap menilai bahwa reaksi Vanenburg yang emosional tidak dibenarkan, terutama ketika menyangkut etika dan sportivitas antar pelatih.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT