News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Main Kotor di Final Lawan Timnas Indonesia, Kim Sang-sik Disebut Ajarkan Hal Buruk ke Generasi Muda

Timnas Vietnam U-23 berhasil menjuarai Piala AFF U-23 2025 usai menumbangkan Timnas Indonesia U-23 dengan skor tipis 0-1. Laga yang berlangsung di Stadion GBK -
Kamis, 31 Juli 2025 - 16:00 WIB
Momen Gerald Vanenburg Tolak Bersalaman dengan Kim Sang-sik usai Laga Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam U-23
Sumber :
  • Tangkapan Layar Akun Instagram @pemain.keduabelass

Jakarta, tvOnenews.com – Timnas Vietnam U-23 berhasil menjuarai Piala AFF U-23 2025 usai menumbangkan Timnas Indonesia U-23 dengan skor tipis 0-1. Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (29/7/2025) malam, berlangsung panas dan diwarnai sejumlah drama, termasuk aksi kontroversial dari kubu pelatih Vietnam.

Gol semata wayang yang dicetak Nguyễn Công Phương pada menit ke-37 sudah cukup untuk membawa Vietnam mencatatkan gelar ketiga beruntun di ajang ini, sekaligus membuat Indonesia kembali harus puas sebagai runner-up seperti edisi sebelumnya di 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski kalah, Timnas Indonesia U-23 tampil dominan sepanjang pertandingan. Anak asuh Gerald Vanenburg menguasai bola dan menekan pertahanan Vietnam, namun kesulitan menembus blok pertahanan ketat lawan yang bermain dengan disiplin tinggi.

Keributan di Laga Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam U-23
Keributan di Laga Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam U-23
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

“Vietnam sukses mematikan lini tengah kami dan itu membuat strategi kami tidak berjalan maksimal,” ungkap Vanenburg usai pertandingan.

Ketegangan memuncak di menit-menit akhir pertandingan. Robi Darwis yang masuk sebagai solusi dari sisi kiri mencoba melakukan lemparan ke dalam pada menit ke-86.

Namun pelatih Vietnam Kim Sang-sik diduga mencoba mengganggu konsentrasi Robi dengan berdiri terlalu dekat di area lemparan.

tvonenews

Insiden serupa kembali terjadi pada masa injury time. Tepat di menit ke-90+9, Kim berdiri di depan Robi yang akan mengambil lemparan, hingga akhirnya wasit mengeluarkan kartu kuning untuk sang pelatih.

Tidak hanya itu sejumlah botol terlihat tersebar di area bench Vietnam yang dinilai sebagai upaya menghalangi gerakan Robi.

Aksi ini memicu kemarahan pelatih kiper Indonesia Sjoerd Woudenberg yang sempat terlibat konfrontasi dan akhirnya harus menerima kartu merah.

“Itu situasi yang tidak ideal untuk sebuah turnamen usia muda. Sangat disayangkan,” ujar salah satu ofisial Indonesia yang enggan disebut namanya.

Netizen Vietnam Bela Kelakuan Licik Kim Sang-sik Saat Ganggu Lemparan Jarak Jauh Robi Darwis: Mana Ada Lempar Bola dari Bench
Netizen Vietnam Bela Kelakuan Licik Kim Sang-sik Saat Ganggu Lemparan Jarak Jauh Robi Darwis: Mana Ada Lempar Bola dari Bench
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Laga juga menjadi sorotan karena beberapa keputusan wasit yang dinilai berat sebelah. Sejumlah pelanggaran keras dari pemain Vietnam kerap luput dari hukuman tegas, membuat ritme pertandingan jadi tidak berkembang.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT