News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramalan Pelatih Belanda Soal Timnas Indonesia Terbukti, Skuad Garuda Muda Hampir Dipermalukan Thailand di Piala AFF U-23 2025

Timnas Indonesia U-23 nyaris dipermalukan Thailand di semifinal Piala AFF U-23 2025, menariknya situasi tersebut sudah lebih dulu diramal oleh pelatih Belanda.
Selasa, 29 Juli 2025 - 15:55 WIB
Timnas Indonesia U-23 vs Thailand
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com — Timnas Indonesia U-23 nyaris dipermalukan Thailand di semifinal Piala AFF U-23 2025, menariknya situasi tersebut sudah lebih dulu diramal oleh pelatih asal Belanda, Vitas Males.

Seperti diketahui, Indonesia berhasil melaju ke final setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada waktu normal, Thailand unggul lebih dulu melalui gol Yotsakon Burapha, sebelum akhirnya Jens Raven menyamakan skor di menit ke-85.

Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF U-23
Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF U-23
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

 

Laga berlanjut ke babak adu penalti, di mana Garuda Muda memastikan tiket ke final usai menang 7-6.

Timnas Indonesia pun akan menghadapi Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7) pukul 20.00 WIB.

Vietnam sendiri berhasil ke final setelah sebelumnya mengalahkan Filipina 2-1 di semifinal.

Menariknya, duel ketat kontra Thailand ini pernah diprediksi oleh Vitas Males.

Pelatih kelahiran Venlo, Belanda, itu memperingatkan bahwa skuad Gajah Perang U-23 memiliki pertahanan solid dan sangat berbahaya dalam situasi serangan balik.

“Tim Thailand U-23 sangat tangguh. Mereka tampil solid di lini belakang dan kuat dalam transisi. Kecepatan mereka bisa sangat berbahaya saat menyerang balik,” ujar Vitas Males saat dihubungi tvOnenews.com jelang semifinal Piala AFF U-23 2025.

Vitas Males, Pelatih Keturunan Sunda Dapat Pujian Media Jepang
Vitas Males, Pelatih Keturunan Sunda Dapat Pujian Media Jepang
Sumber :
  • instagram.com/vitasibizamales

 

Prediksi itu terbukti akurat. Timnas Indonesia kesulitan menembus pertahanan Thailand hingga menit ke-80, meski menciptakan banyak peluang.

Bahkan, gol pembuka Thailand tercipta dari skema serangan balik cepat, hal yang sebelumnya telah diwaspadai oleh Vitas Males.

Gol Burapha bermula dari transisi usai Thailand mematahkan serangan Indonesia. Bola kemudian dikuasai kapten Thailand di sisi kiri, yang menusuk masuk ke kotak penalti melewati tiga pemain belakang Indonesia.

Ia lalu mengirim umpan mendatar kepada Burapha yang berdiri bebas tanpa kawalan dan mencetak gol ke pojok kanan bawah gawang Garuda Muda.

Tak berhenti di situ, Vitas juga memprediksi bahwa Indonesia bisa mencetak gol lewat bola mati, mengingat postur pemain bertahan Thailand yang relatif kecil.

“Kamu bisa menyakiti mereka lewat situasi bola mati karena rata-rata pemain Thailand cukup kecil secara postur,” ujarnya.

Ucapan itu pun kembali terbukti. Jens Raven sukses mencetak gol penyeimbang lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok di menit-menit akhir laga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol dramatis tersebut menjadi penyelamat Garuda Muda sekaligus kunci keberhasilan Indonesia lolos ke final setelah menang lewat drama adu penalti.

(sub)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT