News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalah di GBK, Pelatih Malaysia Singgung Suporter Timnas Indonesia dan Puji Mental Anak Asuhnya

Harapan Timnas Malaysia U-23 untuk melangkah ke semifinal Piala AFF U-23 2025 resmi pupus usai bermain imbang tanpa gol melawan Timnas Indonesia U-23 dalam laga
Selasa, 22 Juli 2025 - 15:28 WIB
Tertunduk Lemas Setelah Tersingkir dari Piala AFF U-23, Pelatih Malaysia Cuma Bisa Antisipasi Lemparan Jarak Jauh Timnas Indonesia U-23
Sumber :
  • FA Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com – Harapan Timnas Malaysia U-23 untuk melangkah ke semifinal Piala AFF U-23 2025 resmi pupus usai bermain imbang tanpa gol melawan Timnas Indonesia U-23 dalam laga terakhir Grup A yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (21/7/2025) malam.

Hasil 0-0 tersebut menempatkan Malaysia di posisi ketiga klasemen grup, sehingga gagal mengamankan tiket ke babak empat besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian pelatih Malaysia U-23 Muhammad Nafuzi Zain tetap memberikan apresiasi terhadap performa anak asuhnya yang dinilainya tampil disiplin dan penuh semangat saat menghadapi tuan rumah.

Pelatih Malaysia Akui Ketegangan di Derbi Nusantara, Beri Peringatan pada Skuad Harimau Malaya
Pelatih Malaysia Akui Ketegangan di Derbi Nusantara, Beri Peringatan pada Skuad Harimau Malaya
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

 

“Pertama, semua pemain saya malam ini memberikan semangat juang yang tinggi, apalagi kita bertemu dengan Indonesia, tim tuan rumah, dengan kehadiran pendukung yang begitu ramai,” ujar Nafuzi dalam konferensi pers usai pertandingan.

Nafuzi menilai skuad mudanya mampu mengontrol tekanan dari atmosfer stadion yang dipadati puluhan ribu suporter Merah Putih.

Ia memuji kedewasaan taktik dan ketenangan timnya dalam meredam permainan cepat Indonesia yang dikenal agresif sejak menit awal.

“Tetapi mereka bisa mengantisipasi tekanan, menjaga emosi, dan bermain dengan penuh keyakinan. Saya lihat dari awal kita menekan peluang Indonesia mencetak gol,” tambahnya.

Pelatih Malaysia, Nafuzi Zain
Pelatih Malaysia, Nafuzi Zain
Sumber :
  • AFF

 

Pelatih berusia 46 tahun itu juga mengungkapkan bahwa Malaysia menerapkan perubahan taktik sejak awal laga demi menahan laju tuan rumah.

Ia menjelaskan bahwa timnya sempat bermain bertahan, lalu beralih ke strategi menekan yang nyaris membuahkan hasil lewat beberapa peluang berbahaya.

“Di awal memang kami agak sedikit mengubah sistem permainan. Kami coba bertahan, tapi setelahnya kami melakukan pressure dan berhasil membuat peluang,” jelas Nafuzi.

Kendati kecewa gagal menembus semifinal, sang pelatih mengaku tetap puas dengan progres tim selama turnamen berlangsung. Ia menilai bahwa performa Malaysia meningkat di setiap pertandingan.

“Saya kecewa karena tidak lolos ke semifinal, tetapi yang dibuat pemain di pertandingan malam ini membuktikan adanya peningkatan prestasi dari laga ke laga,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Malaysia U-23 kini akan mengalihkan fokus ke ajang berikutnya, yaitu Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

Nafuzi berharap pengalaman dari Piala AFF U-23 ini bisa menjadi bekal penting untuk menatap kompetisi yang lebih besar di masa depan.

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diserbu 10 Ribu Peserta, Indonesia Blockchain Week 2025 Catat Rekor

Diserbu 10 Ribu Peserta, Indonesia Blockchain Week 2025 Catat Rekor

IDBW 2025 terselenggara melalui kolaborasi strategis empat co-host.
Jangan Anggap Sepele! Ini Tanda-tanda Sariawan yang Berpotensi Jadi Kanker Mulut

Jangan Anggap Sepele! Ini Tanda-tanda Sariawan yang Berpotensi Jadi Kanker Mulut

Sariawan umumnya ringan, namun jika tak kunjung sembuh bisa menjadi tanda kanker mulut. Kenali penyebab, gejala, dan cara pencegahannya di sini.
Penembakan Massal Brutal di Pantai Australia: 12 Orang Tewas

Penembakan Massal Brutal di Pantai Australia: 12 Orang Tewas

Kepolisian New South Wales (NSW) menginformasikan bahwa jumlah korban tewas dalam insiden penembakan massal di Pantai Bondi, Australia, bertambah menjadi 12 orang.
Eks Manajer Valentino Rossi Yakin Marc Marquez Tinggalkan Ducati untuk Kembali Perkuat Honda

Eks Manajer Valentino Rossi Yakin Marc Marquez Tinggalkan Ducati untuk Kembali Perkuat Honda

Masa depan Marc Marquez di Ducati masih jadi tanda tanya besar di MotoGP 2027.
Sakit Hati Anggota DPR RI Ini Lihat Brutalnya 6 Polisi Keroyok Dua Mata Elang di Kalibata: Saya Minta Kapolri Tindak Tegas, Pecat

Sakit Hati Anggota DPR RI Ini Lihat Brutalnya 6 Polisi Keroyok Dua Mata Elang di Kalibata: Saya Minta Kapolri Tindak Tegas, Pecat

Anggota DPR RI, Melchias Markus Mekeng, mendesak Kapolri untuk tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap enam polisi mengeroyok dua Mata Elang hingga korban tewas di Kalibata, Jakarta Selatan.
Disambut Hangat Masyarakat Lereng Merapi, Kesenian Ludruk Masih Relevan Menjadi Kritik Masyarakat

Disambut Hangat Masyarakat Lereng Merapi, Kesenian Ludruk Masih Relevan Menjadi Kritik Masyarakat

Kesenian tradisional ludruk kembali membuktikan relevansinya dalam merespons isu-isu sosial kontemporer dan dinamika perjuangan rakyat. Hal ini diangkat dalam pementasan lakon "Ku Tunggu di Jogja" yang dibawakan oleh Komunitas Kegiatan Mahasiswa (KKM) Studi Teater Tradisi (Status) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Omah Petroek, Sabtu (13/12) malam.
background

Pekan ke-8

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Sakit Hati Anggota DPR RI Ini Lihat Brutalnya 6 Polisi Keroyok Dua Mata Elang di Kalibata: Saya Minta Kapolri Tindak Tegas, Pecat

Sakit Hati Anggota DPR RI Ini Lihat Brutalnya 6 Polisi Keroyok Dua Mata Elang di Kalibata: Saya Minta Kapolri Tindak Tegas, Pecat

Anggota DPR RI, Melchias Markus Mekeng, mendesak Kapolri untuk tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap enam polisi mengeroyok dua Mata Elang hingga korban tewas di Kalibata, Jakarta Selatan.
Disambut Hangat Masyarakat Lereng Merapi, Kesenian Ludruk Masih Relevan Menjadi Kritik Masyarakat

Disambut Hangat Masyarakat Lereng Merapi, Kesenian Ludruk Masih Relevan Menjadi Kritik Masyarakat

Kesenian tradisional ludruk kembali membuktikan relevansinya dalam merespons isu-isu sosial kontemporer dan dinamika perjuangan rakyat. Hal ini diangkat dalam pementasan lakon "Ku Tunggu di Jogja" yang dibawakan oleh Komunitas Kegiatan Mahasiswa (KKM) Studi Teater Tradisi (Status) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Omah Petroek, Sabtu (13/12) malam.
Eks Manajer Valentino Rossi Yakin Marc Marquez Tinggalkan Ducati untuk Kembali Perkuat Honda

Eks Manajer Valentino Rossi Yakin Marc Marquez Tinggalkan Ducati untuk Kembali Perkuat Honda

Masa depan Marc Marquez di Ducati masih jadi tanda tanya besar di MotoGP 2027.
Jangan Sepelekan Wudhu, Bacalah Doa Terlebih Dahulu agar Shalat Lebih Diterima

Jangan Sepelekan Wudhu, Bacalah Doa Terlebih Dahulu agar Shalat Lebih Diterima

Sebelum menunaikan shalat, setiap Muslim dianjurkan untuk terlebih dahulu berwudhu. Berikut bacaan doa sebelum dan setelah berwudhu
Update Klasemen Medali SEA Games 2025, Minggu 14 Desember hingga Pukul 18.00 WIB: Jetski Persembahkan Emas ke-38 untuk Indonesia

Update Klasemen Medali SEA Games 2025, Minggu 14 Desember hingga Pukul 18.00 WIB: Jetski Persembahkan Emas ke-38 untuk Indonesia

Kontingen Indonesia menambah perolehan medali di SEA Games 2025, Minggu (14/12/2025).
Selamat Berbahagia, 4 Shio yang Tiba-tiba Cuan Minggu Depan 15–21 Desember 2025: Shio Ular Dapat Bantuan

Selamat Berbahagia, 4 Shio yang Tiba-tiba Cuan Minggu Depan 15–21 Desember 2025: Shio Ular Dapat Bantuan

​​​​​​​Ramalan shio minggu 15–21 Desember 2025 ungkap 4 shio tiba-tiba cuan serta 8 shio stabil dengan nasihat keuangan dan angka hoki masing-masing shio.
Profil Lengkap Young Syefura, Anggota Parlemen Malaysia yang Terus Digoda oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Profil Lengkap Young Syefura, Anggota Parlemen Malaysia yang Terus Digoda oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Berikut profil lengkap anggota Parlemen asal Malaysia, Young Syefura Othman yang terus digoda oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi saat melakukan kunjungan kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT