News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berpeluang Tantang Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF U-23, Pelatih Thailand Lantang Sebut Tak Takut Garuda Muda

Pelatih Thailand U-23, Thawatchai Damrong-Ongtrakul, mengaku skuadnya siap menghadapi tim mana pun, termasuk Timnas Indonesia U-23 di babak semifinal.
Minggu, 20 Juli 2025 - 00:38 WIB
Berpeluang Tantang Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF U-23, Pelatih Thailand Lantang Sebut Tak Takut Garuda Muda
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham Giovani

Bekasi, tvOnenews.com - Pelatih Thailand U-23, Thawatchai Damrong-Ongtrakul, mengaku skuadnya siap menghadapi tim mana pun, termasuk Timnas Indonesia U-23 di babak semifinal. 

‎Thailand menjadi salah satu tim yang difavoritkan untuk bisa meraih gelar juara kompetisi Piala AFF U-23 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Tm Gajah Perang itu baru saja meraih kemenangan telak 4-0 atas Timor Leste di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada Sabtu (19/7/2025). 

‎Ini menjadi kemenangan perdana bagi Thailand di babak penyisihan grup Piala AFF U-23 2025 sekaligus menjadi modal berharga untuk bisa lolos ke fase semifinal.

‎Jika nantinya Thailand berhasil melaju ke babak semifinal, maka bisa dipastikan skuad Gajah Perang akan menghadapi juara grup A. 

‎Di sisi lain, Timnas Indonesia U-23 menjadi yang terdepan dan menjadi pemuncak klasemen sementara grup A dengan enam poin. 

‎Bila posisi puncak klasemen tetap bertahan hingga matchday pamungkas, Timnas Indonesia U-23 berpeluang bertemu Thailand. 

‎Thawachai mengatakan bahwa semua tim yang berada di grup A merupakan lawan-lawan yang berat dan kuat bagi Thailand. 

‎Dirinya bahkan menyinggung Timnas Indonesia U-23 sebagai salah satu tim kuat yang berada di grup A Piala AFF U-23 2025.

‎"Sebenarnya, saya pikir semua tim kuat, terutama Grup A. Dari apa yang saya lihat di Grup A, Indonesia dan Filipina adalah tim kuat," ujar Thawachai dalam konferensi pers usai laga, Sabtu (19/7/2025). 

‎"Setiap tim memiliki kualitas tim yang baik, bahkan Malaysia, Filipina, atau Indonesia," tambahnya. 

‎Lebih lanjut, pelatih Thailand itu tak terlalu memperdulikan terkait calon lawannya seandainya lolos ke babak semifinal. 

‎Menurutnya, hal utama yang harus dicapai saat tampil di Piala AFF U-23 2025 adalah menyabet gelar juara. 

‎Demi meraih target tersebut, Thawachai mengaku jika Thailand siap menghadapi tim manapun, termasuk Timnas Indonesia U-23. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Jika kita datang ke sini, kami berharap untuk menjadi juara, jadi kami hanya bisa memilih tim yang lebih suka bermain melawan," jelas Thawachai. 

‎"Apa yang perlu kita lakukan adalah, kita harus bermain melawan tim manapun jika kita ingin menjadi juara," tutupnya. (igp/lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT