News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Perlu Takut, Timnas Indonesia Masih Bisa Untung Besar Meski Main di Arab Saudi dan Qatar, Alasan Nomor 4 Paling Penting

Meski putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 digelar di Arab Saudi dan Qatar, Timnas Indonesia masih punya peluang besar untuk dapat bermain baik.
Selasa, 17 Juni 2025 - 11:51 WIB
Ole Romeny dan pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram Ole Romeny

tvOnenews.com - Meski putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 digelar di Arab Saudi dan Qatar, Timnas Indonesia masih punya peluang besar untuk dapat bermain baik.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memutuskan menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah dalam di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencananya, ronde keempat akan digelar pada 8 hingga 14 Oktober 2025 dengan drawing pada 17 Juli 2025.

tvonenews

Sebanyak lima tim lainnya yang lolos dari putaran ketiga dan berlaga bersama Timnas Indonesia, yaitu Irak, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. 

Tim teratas dari masing-masing grup dapat mengamankan dua tiket tersisa untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Sementara runner-up masih bisa berjuang di babak playoff pada 13 dan 18 November 2025.

Meski penunjukkan Arab Saudi dan Qatar menuai kontroversi terhadap AFC yang dinilai memberi keuntungan pada dua negara tersebut.

Namun, Timnas Indonesia masih bisa mendapatkan keuntungan besar walaupun bermain di Arab Saudi dan Qatar.

Skuad Timnas Indonesia.\
Skuad Timnas Indonesia.\
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

Berikut 4 alasan Timnas Indonesia punya peluang besar saat bermain di Arab Saudi dan Qatar.

1. Jarak Tempuh

Selama ini, salah satu masalah kerap dirasakan oleh para pemain Timnas Indonesia ketika bermain di Tanah Air yaitu jarak tempuh yang cukup panjang dari Eropa ke Indonesia.

Beberapa pemain naturalisasi yang menjalani laga di klub Eropa harus menempuh perjalanan hingga belasan jam. 

Perjalanan yang jauh dapat sangat berpengaruh terhadap kondisi mereka sebelum bertanding.

Dengan jarak tempuh yang lebih pendek dari Eropa ke Arab Saudi dan Qatar, maka akan menjadi keuntungan bagi kedua negara.

2. Cuaca

Bukan hanya kelelahan, faktor lainnya yang sering dikeluhkan khususnya oleh para pemain diaspora dari Eropa yaitu kelembaban dan cuaca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski Arab Saudi, Qatar dan Indonesia sama-sama panas, namun di timur tengah memiliki tingkat kelembapan sekitar 5-10 persen, sementara di Jakarta mencapai 65 persen.

Dengan demikian, para pemain diaspora sudah terbiasa dengan cuaca tersebut walaupun tidak sedingin di Eropa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT