News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makna di Balik Tangisan Yance Sayuri usai Digulung Jepang 0-6 Dibongkar Orang Dalam PSSI: Dia Merasa...

Usai Timnas Indonesia digulung Jepang dengan skor 0-6, Yance Sayuri terlihat menangis tersedu-sedu sambil meninggalkan lapangan Stadion Suita. Ada apa?
Kamis, 12 Juni 2025 - 13:40 WIB
Yance Sayuri dan Jay Idzes di laga Jepang vs Indonesia, Selasa (11/6/2025)
Sumber :
  • Instagram/yansayuri11

tvOnenews.com - Jepang kembali menunjukkan dominasi penuh saat menghancurkan Timnas Indonesia dengan skor telak 6-0 pada matchday kesepuluh putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Laga yang berlangsung di Stadion Suita, Prefektur Osaka, pada Selasa (11/6/2025), menjadi mimpi buruk bagi Skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak menit awal, Jepang tampil agresif dan mendikte jalannya pertandingan tanpa memberi ruang bagi anak asuh Patrick Kluivert untuk balik menekan apalagi menyerang.

Ole Romeny dalam laga Timnas Indonesia vs Jepang
Ole Romeny dalam laga Timnas Indonesia vs Jepang
Sumber :
  • Timnas Indonesia

 

Kekalahan ini jelas memperkecil peluang bagi Indonesia untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

Selain itu, kalah telak dari tim langganan Piala Dunia tersebut juga menjadi pukulan menyakitkan bagi para pemain Timnas Indonesia yang berjuang mati-matian di atas lapangan hijau.

 

Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Yance Sayuri. Pemain berusia 27 tahun itu terlihat berlinang air mata, tepat setelah peluit berakhirnya babak kedua dibunyikan oleh wasit.

Melihat rekannya menangis, sejumlah pemain Timnas Indonesia lainnya sempat menghampiri Yance Sayuri dan berusaha untuk menguatkannya.

Kapten Jay Idzes, Thom Haye, hingga Joey Pelupessy menjadi salah tiga pemain yang menghampiri Yance dan mencoba untuk menghibur pemain Malut United tersebut.

Thom Haye dan Yance Sayuri di laga Jepang vs Indonesia, Selasa (11/6/2025)
Thom Haye dan Yance Sayuri di laga Jepang vs Indonesia, Selasa (11/6/2025)
Sumber :
  • Instagram/yansayuri11

 

Setelah pertandingan, manajer Timnas Indonesia, Sumardji, akhirnya menceritakan makna di balik tangisan Yance Sayuri usai digulung Jepang dengan skor 0-6.

Menurut pernyataan Sumardji, Yance sudah tak bisa menyembunyikan perasaannya lagi. Ia sedih karena merasa tak bisa berbuat banyak bagi bangsa.

"Yance selesai pertandingan merasa sedih karena dia merasa tidak bisa berbuat banyak buat bangsa dan negaranya,” ujar Sumardji, dikutip dari YouTube KompasTV, Kamis (12/6/2025).

 

Sumardji juga menyebut, bahwa kesedihan Yance itu didasari oleh rasa bersalah yang muncul dari dalam dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sumardji, jiwa nasionalisme Yance bak menghantam balik dirinya, sehingga membuatnya merasa bersalah dan jadi alasan kesedihannya.

"Karena kita mengalami kekalahan cukup telak 0-6 sehingga dia merasa jiwa nasionalismenya benar-benar terpanggil dan merasa sedih,” kata Sumardji.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT