News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sakit Hati Disingkirkan Timnas Indonesia, Media China Bikin Tudingan Keji soal Ricky Kambuaya dan Wasit

Sakit hati usai disingkirkan Timnas Indonesia, media China menuding Ricky Kambuaya melakukan diving dan wasit berat sebelah di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jumat, 6 Juni 2025 - 17:26 WIB
Ricky Kambuaya
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Timnas Indonesia membuat geger sepak bola Asia usai mengalahkan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. 

Ricky Kambuaya kini curi perhatian setelah aksinya menghasilkan penalti untuk timnas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media China, Sohu, meluapkan rasa sakit hati dengan tudingan keji terhadap Kambuaya dan wasit yang memimpin laga.

timnas indonesia
Pemain Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya. (Sumber: tvOnenews.com/Taufik Hidayat)

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Kamis (5/6/2025) malam WIB, Timnas Indonesia menang tipis 1-0 atas China. 

Gol semata wayang Garuda dicetak oleh Ole Romeny melalui titik putih setelah pelanggaran Yang Zexiang terhadap Ricky Kambuaya.

Kemenangan penting ini memastikan langkah skuad Garuda ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

Namun, euforia ini tak dirasakan oleh publik sepak bola China. Media besar Sohu menuding keras bahwa Indonesia menang bukan karena permainan bersih, tetapi karena "tipuan" Kambuaya.

"Tendangan penalti itu memecah kebuntuan dan Indonesia unggul. Namun, banyak pula suporter meyakini tendangan penalti didapat dari situasi 50-50 dan disebabkan oleh keberpihakan wasit. Timnas China memang dikelabui hingga mendapatkan tendangan penalti, tetapi benarkah demikian?" tulis Sohu.

Sohu bahkan menuding Ricky Kambuaya secara sengaja menjatuhkan diri alias melakukan diving demi mendapat penalti. 

timnas indonesia
Pemain Timnas Indonesia. (Sumber: tvOnenews.com/Taufik Hidayat)

“Mungkin Yang Zexiang sendiri seharusnya tidak melakukan kesalahan. Mengapa? Ketika masuk, ketika Kambuaya ingin 'diving', Yang Zexiang seharusnya lebih waspada dan menangani bola dengan lebih bersih, alih-alih 'menjatuhkan' lawan secara langsung, memberikan hukuman fatal ini,” tambah laporan tersebut.

Padahal, dari tayangan ulang melalui Video Assistant Referee (VAR), pelanggaran memang terlihat dilakukan oleh Yang Zexiang terhadap Kambuaya. 

Wasit semula tidak menunjuk titik putih, tetapi setelah melihat VAR, ia memutuskan memberi penalti yang menjadi penentu kemenangan Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi timnas China. Dengan hanya mengoleksi 6 poin dan mendekam di dasar klasemen Grup C, pasukan Branko Ivankovic dipastikan gagal melaju ke putaran berikutnya. 

Sebaliknya, Timnas Indonesia yang mengoleksi 12 poin menyusul Arab Saudi ke babak selanjutnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT