GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Tanpa Alasan, Legenda Persebaya Ungkap Duet Rafael Struick dan Ole Romeny Layak Jadi Tumpuan Lawan China!

Legenda Persebaya Djoko Malis sebut duet Rafael Struick dan Ole Romeny layak jadi tumpuan lini depan Timnas Indonesia saat hadapi China di GBK mendatang.
Minggu, 1 Juni 2025 - 12:08 WIB
Rafael Struick Saat Membela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Menjelang laga krusial melawan China dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia tengah mencari komposisi terbaik untuk mengisi lini serang.

Pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, menjadi sangat vital bagi skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Target menang tak bisa ditawar lagi demi membuka peluang lolos ke babak berikutnya.

Namun, Indonesia mendapat kendala besar dengan absennya Marselino Ferdinan.

Gelandang serang muda andalan Indonesia ini harus menepi akibat akumulasi kartu kuning.

Absennya Marselino membuat publik bertanya-tanya, siapa yang bakal menjadi motor serangan menggantikannya?

Di tengah spekulasi ini, nama dua penyerang muda Rafael Struick dan Ole Romeny mencuat sebagai duet yang dinilai paling layak mengisi lini depan.

Sosok yang turut mengusulkan duet ini adalah Djoko Malis Mustafa, striker legendaris yang pernah memperkuat Persebaya dan Niac Mitra di era 1980-an.

Djoko Malis yang dikenal sebagai pengamat tajam tak ragu menyebut bahwa duet Rafael Struick dan Ole Romeny punya potensi besar menjadi juru gedor utama Timnas Indonesia saat menghadapi China.

"Posisi dua striker, saya kok cenderung tertarik menduetkan Rafael Struick dan Ole Romeny. Alasan saya, karena mereka memiliki naluri gol sangat baik," ujar Djoko Malis.

Menurut Djoko, meskipun karakter kedua pemain ini berbeda, hal itu justru bisa menjadi kekuatan.

Ole Romeny

Rafael dikenal memiliki kecepatan dan mobilitas tinggi, sedangkan Ole Romeny adalah tipikal penyerang yang lebih klinis di dalam kotak penalti.

Kombinasi itu, menurutnya, bisa saling melengkapi tergantung dinamika permainan di lapangan.

Sementara itu, di sektor sayap, Djoko Malis juga memberikan masukan penting.

Ia menjagokan Yakob Sayuri untuk mengisi posisi sayap kanan karena kecepatan dan kemampuan individunya dalam melewati lawan dinilai sangat dibutuhkan untuk strategi serangan balik cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sayap kanan, saya cenderung memilih Yacob Sayuri. Skill-nya bagus dan punya kecepatan. Ini dibutuhkan ketika Timnas Indonesia menyerang balik cepat lewat sayap," katanya.

Legenda Persebaya ini juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kedua sisi lapangan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT