News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wes Brown Blak-blakan Sebut Jejak Karier Patrick Kluivert sebagai Pelatih Masih Terlalu Dini: Dia Harus Masih Belajar

Dalam pertemuan di Jakarta Selatan, Minggu (25/5/2025), legenda Manchester United (MU), Wes Brown soroti kiprah pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Minggu, 25 Mei 2025 - 23:09 WIB
Legenda MU, Wes Brown sebut karir kepelatihan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert masih terlalu dini
Sumber :
  • ANTARA/Adidas Indonesia & Timnas Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Legenda Manchester United (MU), Wes Brown melihat kepiawaian pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert belum masuk kategori pelatih ternama.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia di tangan Patrick Kluivert sudah menjalani dua pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga pertama Timnas Indonesia dinahkodai Patrick Kluivert saat bertandang ke Australia. Pada laga tersebut, Garuda menanggung malu dilibas Socceroos skor akhir 5-1.

Setelah lawan Australia, Patrick Kluivert akhirnya menjawab keraguan masyarakat Indonesia pasca Garuda menang tipis dengan skor akhir 1-0 atas Bahrain.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Terkini, Patrick Kluivert masih punya tugas berat untuk menyelesaikan dua pertandingan antara hidup dan mati di Grup C.

Dua laga tersisa di grup C tersebut mempertemukan Timnas Indonesia dengan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni 2025.

Laga terakhir Timnas Indonesia melawat ke kandang Jepang pada 10 Juni 2025, menjadi penentu melanjutkan asa Garuda ke round 4.

Di tengah persiapan Timnas Indonesia lawan China, Wes Brown tiba-tiba memberikan pesan khusus kepada Patrick Kluivert.

Legenda Manchester United (MU) Wes Brown (kanan) di Meet and Greet bersama Adidas di Jakarta Selatan, Minggu (25/5/2025)
Legenda Manchester United (MU) Wes Brown (kanan) di Meet and Greet bersama Adidas di Jakarta Selatan, Minggu (25/5/2025)
Sumber :
  • ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

 

Mantan bek MU di era 2000-an itu mengatakan, catatan kepelatihan Patrick Kluivert belum memiliki jam terbang yang tinggi.

"Sebagai seorang pelatih? Iya, masih terlalu dini untuknya," ujar Wes Brown di Jakarta Selatan pada Minggu (25/5/2025).

Ia menyampaikan hal tersebut saat sapa para penggemas sekaligus hadir dalam agenda Meet and Greet bareng Adidas digelar di Adidas Store, Pacific Place, Jakarta.

Sebagai pelatih Timnas Indonesia, menurut Brown, catatan Kluivert di dunia kepelatihan belum begitu bersinar.

"Dan, saya pikir dia masih harus belajar seperti yang lainnya. Tapi, saya berharap, dia bisa jadi pelatih yang bagus," ucap legenda Manchester United itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi, Brown tidak tahu persis perkembangan Kluivert selama berpindah ke dunia pelatih tim sepak bola.

Berdasarkan data dari Transfermarkt, Kluivert pertama kali menjadi pelatih penyerang di AZ Alkmaar pada 2008, asisten pelatih Brisbane Roar 2010, pelatih penyerang di NEC Nijmegen.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT