News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Insiden Ini, Timnas Indonesia dan Thailand Dianggap Mencoreng Wajah Sepak Bola ASEAN di Mata Dunia oleh Media Vietnam

Akibat insiden di SEA Games, salah satu media Vietnam sebut Timnas Indonesia dan Thailand telah mencoreng wajah sepak bola Asia Tenggara di mata dunia.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 20 Mei 2025 - 15:10 WIB
Timnas Indonesia saat menghadapi Thailand di Final SEA Games 2023
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Akibat insiden di SEA Games, salah satu media Vietnam sebut Timnas Indonesia dan Thailand telah mencoreng wajah sepak bola Asia Tenggara di mata dunia.

Dilansir dari media Vietnam, Soha.vn, disebutkan bahwa Timnas Indonesia dan Thailand sempat jadi sorotan dunia lantaran kerusuhan yang dalam partai final SEA Games 32 di cabor sepak bola pria tahun 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertandingan yang berlangsung di Olympic Stadium, Kamboja, tersebut, Timnas Indonesia berhasil keluar sebagai pemenang dengan mengalahkan Thailand 5-2.

Namun, momen bersejarah itu ternoda oleh insiden kericuhan yang memicu hujan kartu merah dari wasit.

Kejadian bermula saat para pemain cadangan dan staf pelatih Timnas Indonesia masuk ke lapangan pada masa injury time, mengira wasit telah meniup peluit akhir pertandingan.

Namun beberapa detik kemudian, Thailand menyamakan skor menjadi 2-2 dan memicu perayaan dengan gestur provokatif dari kubu Thailand di depan bangku cadangan Indonesia.

Tindakan itu memicu reaksi keras para pemain Indonesia. Salah satu penggawa Garuda, Titan Agung bahkan harus mendapat kartu merah setelah melakukan aksi keras ke asisten pelatih Thailand.

Setelah keadaan sedikit reda, Timnas Indonesia mencetak gol ketiga di babak tambahan pertama.

Kali ini, giliran Timnas Indonesia yang merayakan dengan provokasi dan kembali memicu kericuhan. Kedua tim kembali adu fisik di lapangan.

Akibatnya, wasit mengeluarkan total 7 kartu merah dan 12 kartu kuning. Bahkan dalam insiden tersebut, Manajer Timnas Indonesia, Sumardji mengalami luka berdarah akibat mencoba melerai pertikaian.

Dalam ulasan Soha.vn, insiden ini memicu reaksi keras dari sejumlah media top Dunia dan menganggap sepak bola Asia Tenggara telah tercoreng.

"Media internasional seperti Reuters, Sky Sports, Al Jazeera, TNT Sports, dan Sports Illustrated menyoroti laga ini,"

"Al Jazeera bahkan menulis dengan judul: "Kekerasan dan Kartu Merah Warnai Final Sepak Bola SEA Games," tulis Soha.vn.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kericuhan di final SEA Games 32 sempat mencoreng citra sepak bola Asia Tenggara di mata dunia," tambah laman tersebut.

Terlepas dari insiden kerusuhan di partai final, penampilan Timnas Indonesia sepanjang gelaran SEA Games 2023 kemarin terbilang cukup impresif.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT