GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Harus Belajar dari Jepang, Pemain Ini Bongkar Taktik Bahrain: Mereka Jauh…

Timnas Indonesia wajib belajar dari Jepang yang susah payah kalahkan Bahrain. Daichi Kamada bongkar taktik Bahrain yang punya pertahanan solid dan sulit tembus.
Minggu, 23 Maret 2025 - 22:29 WIB
Bahrain Vs Timnas Indonesia di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Timnas Indonesia akan menghadapi laga penting melawan Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, dan menjadi momen krusial bagi Skuad Garuda untuk bangkit usai kekalahan telak 1-5 dari Australia beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan dari Australia menyisakan pekerjaan rumah besar bagi pelatih Patrick Kluivert dan anak asuhnya.

Lini pertahanan yang rapuh serta transisi permainan yang belum berjalan optimal menjadi catatan utama.

Menghadapi Bahrain, Timnas Indonesia perlu tampil jauh lebih disiplin dan taktis jika ingin mengamankan poin di kandang sendiri.

Pelajaran berharga bisa dipetik dari pengalaman Timnas Jepang saat melawan Bahrain.

Jepang baru saja sukses menundukkan Bahrain dengan skor 2-0 dalam laga ketat di Stadion Saitama, Kamis (20/3/2025) sore WIB.

Meski berhasil meraih kemenangan, skuad Samurai Biru harus bekerja keras selama 90 menit untuk membongkar pertahanan rapat Bahrain.

Daichi Kamada, gelandang andalan Jepang, mengungkapkan bahwa Bahrain bukanlah lawan yang mudah dihadapi.

Dalam wawancara usai pertandingan, Kamada mengaku terkesan dengan solidnya pertahanan Bahrain serta kelincahan lini depan mereka.

“Bahrain bermain dengan pertahanan yang jauh lebih baik daripada yang saya perkirakan, dan mereka memiliki pemain depan yang lincah, serta mudah sekali menemukan celah di depan. Jadi, saya pikir ini adalah pertandingan yang sangat sulit,” ujar Kamada, dikutip dari Bola.com.

Kamada juga menyoroti pentingnya menjaga konektivitas antar lini agar tidak terputus saat menghadapi tim seperti Bahrain.

“Pertama-tama, saya harus fokus pada aspek pertahanan yang perlu kita lakukan sebagai tim. Namun, pada saat yang sama, karena kami tidak menghubungkan bola dengan baik hari ini, saya menyadari pentingnya menjadi titik penghubung dan menggerakkan bola dengan lancar,” kata Kamada.

Jepang sendiri baru mampu mencetak gol di menit ke-66 setelah melakukan sejumlah pergantian pemain dan perubahan taktik.

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, bahkan mengaku agak terkejut dengan strategi Bahrain yang mampu meredam tekanan Jepang.

"Bahrain dalam kondisi yang baik dan mereka memiliki strategi yang matang untuk kami, jadi kami memutuskan untuk bertahan dan memainkan permainan," ujar Moriyasu dikutip dari Nikkan Sports.

Apa yang dialami Jepang bisa menjadi peringatan serius bagi Timnas Indonesia.

Bahrain bukanlah tim yang bisa diremehkan. Mereka terbukti mampu mengimbangi salah satu tim terbaik Asia dengan pertahanan disiplin.

Patrick Kluivert dan tim pelatih Indonesia perlu mencermati bagaimana Jepang mengatasi situasi sulit ini.

Salah satu yang paling mencolok adalah kesabaran Jepang dalam membangun serangan serta fokus penuh dalam menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

Timnas Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan semangat bermain di kandang, melainkan harus punya rencana taktis yang jelas untuk membongkar pertahanan Bahrain.

Selain itu, para pemain Indonesia, khususnya di lini tengah seperti Calvin Verdonk, Jay Idzes, dan Rizky Ridho yang sering membantu serangan, harus memperhatikan bagaimana menjaga koneksi antarpemain agar aliran bola tidak terputus.

Penting juga bagi lini belakang Indonesia untuk tidak lengah menghadapi kelincahan para penyerang Bahrain.

Berkaca dari pernyataan Daichi Kamada, Bahrain memiliki pemain depan yang mampu mencari celah sekecil apapun di lini pertahanan lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan sisa waktu menjelang laga kontra Bahrain, fokus utama Indonesia harus pada pembenahan strategi bertahan, peningkatan transisi serangan, serta ketenangan dalam memanfaatkan peluang.

Belajar dari pengalaman Jepang melawan Bahrain adalah kunci agar Timnas Indonesia tidak mengulangi kesalahan yang sama dan mampu tampil maksimal di hadapan para penggemar Timnas. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Lawan Khabib Nurmagomedov, Ini Sosok Petarung Mengerikan yang Paling Ingin Dihadapi Max Holloway

Gagal Lawan Khabib Nurmagomedov, Ini Sosok Petarung Mengerikan yang Paling Ingin Dihadapi Max Holloway

Max Holloway mengungkapkan keinginannya menghadapi Islam Makhachev sebagai ujian terbesar dalam kariernya. Keinginan itu muncul setelah petarung asal Hawaii.
Menkeu Purbaya Umumkan APBN Februrai 2026 Alami Defisit Rp135,7 T

Menkeu Purbaya Umumkan APBN Februrai 2026 Alami Defisit Rp135,7 T

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per Februari 2026 defisit sebesar Rp 135,7 triliun. 
Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Pertanyaan muncul di bulan Ramadhan, "bagaimana hukum shalat Tahajud setelah salat Tarawih ditutup Witir dalam agama Islam?" dibahas Ustaz Khalid Basalamah.
Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Mantan juara dua divisi UFC, Conor McGregor, memberikan prediksinya jelang duel Max Holloway melawan Charles Oliveira di UFC 326. Menurut petarung Irlandia.
Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah buka suara soal surat telegram yang diterbitkan oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus terkait pertimbangan Bangsit
Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Para Menteri Luar Negeri negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengadakan pertemuan luar biasa pada 5 Maret 2026.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Mantan juara dua divisi UFC, Conor McGregor, memberikan prediksinya jelang duel Max Holloway melawan Charles Oliveira di UFC 326. Menurut petarung Irlandia.
Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah buka suara soal surat telegram yang diterbitkan oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus terkait pertimbangan Bangsit
Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Para Menteri Luar Negeri negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengadakan pertemuan luar biasa pada 5 Maret 2026.
Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Pertanyaan muncul di bulan Ramadhan, "bagaimana hukum shalat Tahajud setelah salat Tarawih ditutup Witir dalam agama Islam?" dibahas Ustaz Khalid Basalamah.
Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Berduka

Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Berduka

Kabar duka yang mengejutkan datang dari panggung hiburan Tanah Air. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan mengembuskan napas terakhirnya pada hari ini, Sabtu (7/3).
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT