News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Persiapan Panjang, Media Vietnam Heran Timnas Indonesia U-20 Tak Berdaya di Fase Grup Piala Asia U-20 2025

Tergabung di Grup C bersama Iran, Yaman dan Uzbekistan, Garuda Nusantara, -julukan Timnas Indonesia U-20- terpuruk usai menelan kekalahan di dua laga awal.
Selasa, 18 Februari 2025 - 15:04 WIB
Para pemain Timnas Indonesia U-20 di sesi latihan bersama jelang laga kontra Iran
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam mengaku heran Timnas Indonesia U-20 tak berdaya di fase grup Piala Asia U-20 2025.

Tergabung di Grup C, Garuda Nusantara, -julukan Timnas Indonesia U-20- terpuruk usai menelan kekalahan di dua laga awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasukan Indra Sjafri dibantai Iran 0-3 di laga pembuka fase grup.

tvonenews

Timnas Indonesia U-20 kemudian kembali mendapat hasil buruk setelah dikalahkan Uzbekistan 1-3 pada laga berikutnya.

Jens Raven dan rekan-rekan dijadwalkan menghadapi Yaman di laga terakhir fase grup.

Sayangnya, hasil laga kontra Yaman sama sekali tak mempengaruhi nasih Timnas Indonesia U-20.

Dengan kata lain, menang dengan skor berapa pun Garuda Muda tidak lagi mungkin bisa melaju ke babak berikutnya.

Hasil negatif di fase grup ini dinilai berbanding terbalik dengan persiapan matang Timnas Indonesia U-20 arahan pelatih Indra Sjafri.

Seperti diketahui, persiapan Indra Sjafri dan anak asuhnya bisa dikatakan sudah dibangun hampir satu tahun. 

Mereka melakoni beragam pemusatan latihan, meramaikan turnamen di luar negeri, hingga melakoni babak Kualifikasi sebelum lolos ke putaran final Piala AFF U-20 2025.

Salah satu media Vietnam, soha.vn pun ikut menyinggung persiapan panjang Garuda Nusantara.

Mereka pun menyayangkan penampilan Skuad Garuda pada turnamen kali ini.

Senasib dengan wakil Asia Tenggara lain yakni Thailand, Timnas Indonesia U-20 harus terhenti dan gagal melaju ke babak berikutnya.

"Baik Timnas Indonesia U-20 maupun Thailand U-20 mempersiapkan diri dengan sangat matang untuk Piala Asia U-20 2025," tulis Soha.vn.

"Mereka punya tujuan bersaing memperebutkan tiket ke Piala Dunia U-20 2025," lanjut mereka.

"Namun, hasil di babak penyisihan grup Kejuaraan AFC U20 2025 sangat mengecewakan. Baik Indonesia U-20 maupun Thailand U-20 tersingkir lebih awal setelah hanya menjalani 2 pertandingan dengan rekor semua kekalahan," tutup media tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkomentar soal hasil buruk timnya di dua laga fase grup, Indra Sjafri berharap para pemainnya bisa mengambil banyak pelajaran berharga dari turnamen kali ini.

Pelatih asal Sumatera Barat itu juga mengatakan dirinya tetap memberikan apresiasi kepada para pemain yang sudah memberikan penampilan terbaiknya di lapangan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT