PSSI-nya Belgia Beri Kabar Baik untuk Jairo Riedewald, Akhirnya Bisa Bela Timnas Indonesia Lawan Australia dan Bahrain?
- Royal Antwerp
Saat sang pemain mencuri bola darinya, Jairo Riedewald membalasnya dengan pukulan ke arah wajah pemain STTV itu.
Akibatnya, wasit Kevin Van Damme langsung mengusir Jairo keluar lapangan. Buntut ulahnya, dia sempat terancam mendapatkan hukuman berat.
Menurut laporan media Belgia yakni GVA, Jairo Riedewald terancam disanksi larangan bermain tiga laga dan denda 3.500 euro alias sekira Rp59,5 juta.
Namun kabar baiknya, menurut laporan Voetbal Nieuws, KBVB melalui Komite Disiplin (Komdis) mengurangi hukuman untuk Jairo Riedewald.
Komdis KBVB kini hanya menjatuhi hukuman larangan bermain selama dua hari pertandingan efektif dan satu laga bersyarat.
"Riedewald harus menghadap Komite Disiplin (KBVB) pada hari Selasa (lalu) dan Het Nieuwsblad mengetahui bahwa ia dijatuhi hukuman larangan bermain selama dua hari pertandingan efektif dan satu bersyarat," tulis laporan Voetbal Nieuws.
Dengan begitu, itu merupakan suatu keberuntungan, karena Kantor Kejaksaan Federal Belgia sebelumnya telah menuntut tiga laga efektif.
"Akan tetapi, Komite mempertimbangkan catatan kriminal Riedewald yang bersih dan pembelaan Antwerp bahwa pertempuran itu tidak berintensitas tinggi. Akibatnya hukumannya sedikit diringankan," tulis Voetbal Nieuws.
Di sisi lain, Jairo Riedewald dipastikan absen Timelawan Club Brugge dan Anderlecht. Ketidakhadirannya tetap menjadi berita buruk bagi Royal Antwerp.
Bagaimana pun, mereka harus bermain tanpa pemain utamanya di dua pertandingan berikutnya dan mereka adalah pemain-pemain dengan nama besar.
Namun, itu justru menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia karena Jairo Riedewald bisa memiliki lebih banyak waktu untuk mengurus proses naturalisasi.
Dia bisa fokus untuk menyiapkan berkas naturalisasi agar bisa rampung sehingga dapat membela Timnas Indonesia melawan Australia dan Bahrain.
(yus)
Load more