News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Berkelas Indra Sjafri Usai Dikritik Netizen Pasca Kekalahan Berturut-turut Timnas Indonesia U-20

"Saya tidak sekali itu mengalami (dikritik) berkali-kali. Saya sudah 14 tahun dan hal itu membuat kita termotivasi dan buat kita tahu diri," ujar Indra Sjafri.
Kamis, 30 Januari 2025 - 11:01 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri memberikan respons berkelas atas kritik tajam dari netizen menyusul hasil buruk anak-anak asuhannya di ajang Mandiri Challenge Series 2025.

Juru taktik asal Sumatera Barat itu menanggapinya dengan sangat santai dan mengatakan kritikan dari para fans garuda menjadi motivasi lebih untuk membawa Garuda Nusantara bermain lebih baik lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indra Sjafri merespons anggapan masyarakat terhadap targetnya di Timnas Indonesia U-20
Indra Sjafri merespons anggapan masyarakat terhadap targetnya di Timnas Indonesia U-20
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

 

"Saya tidak sekali itu mengalami (dikritik) berkali-kali. Saya sudah 14 tahun dan hal itu membuat kita termotivasi dan buat kita tahu diri," ujar Indra Sjafri.

"Ini negara demokrasi, semua boleh. Tapi saat nanti resmi jangan ada yang tidak berdoa untuk timnas kita," lanjutnya.

"Boleh kita mengkritisi mungkin pelatih dan pemain tapi saat sudah resmi negara antar negara bertanding untuk memperebutkan kehormatan suatu negara wajib dioakan," kata Indra Sjafri lagi.

"Saya pikir hampir semua masyarakat Indonesia pasti mendoakan dan saya yakin itu," sambungnya.

Sementara itu, berbicara mengenai kesiapan jelang menghadapi gelaran Piala Asia U-20 yang berlangsung pada Februari nanti, Indra Sjafri mengklaim sudah mengantongi 28 nama yang akan dibawanya ke ajang tersebut

Meski Garuda Nusantara masih berlaga di Mandiri Challenge Series, Indra Sjafri mengatakan dirinya sudah memiliki gambaran skuad dan akan diumumkan pada awal Februari.

"Kami sudah mendapat kesimpulan dari 28 pemain ini, minus dua pemain yang akan kami coba (lawan India)," ujar Indra Sjafri saat mendampingi latihan tim di Lapangan THOR Surabaya, Rabu sore.

"Nantinya, keputusan akhir akan ditetapkan pada 1 Februari, dan diumumkan pada 2 Februari karena tanggal 3 Februari, semua negara peserta Piala Asia harus mendaftarkan 23 pemain, termasuk tiga kiper," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Indra Sjafri  juga mengungkapkan bahwa ada dua pemain yang belum mendapatkan kesempatan bermain, yakni Gala Pagamo asal klub Semen Padang dan satu kiper, yang akan diuji dalam laga melawan India.

"Selain itu ada dua pemain juga yang belum menjalani medical check-up, kami akan diskusikan hasilnya dan menetapkan kemudian melaporkan ke PSSI," tukasnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT