News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia U-20 Kalah Berturut-turut, Jens Raven Janji Tampil Lebih Baik saat Hadapi India

"Saya rasa lawan Suriah, saya bermain selama 20 menit dengan sangat baik. Untuk pertandingan melawan India, saya berharap bisa lebih baik lagi," ujar Jens Raven
Rabu, 29 Januari 2025 - 04:06 WIB
Jens Raven yakin bisa tampil lebih baik saat Timnas Indonesia hadapi India
Sumber :
  • Instagram/Timnas Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Jens Raven yakin bisa memberikan kontribusi lebih saat Timnas Indonesia U-20 menghadap India pada lanjutan Mandiri U-20 Challenge Series.

Hal tersebut disampaikan Jens Raven setelah Garuda Nusantara -julukan Timnas Indonesia U-20- menelan kekalahan kedua saat menghadapi Suriah pada Senin 27 Januari 2025 kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain Timnas Indonesia U-20, Jens Raven saat melawan Suriah
Pemain Timnas Indonesia U-20, Jens Raven saat melawan Suriah
Sumber :
  • Timnas Indonesia/Kita Garuda

 

"Kondisi saya semakin membaik. Masih belum seperti yang saya harapkan, tetapi sudah dalam kondisi yang baik," ujar Jens Raven.

"Saya rasa lawan Suriah, saya bermain selama 20 menit dengan sangat baik. Untuk pertandingan melawan India, saya berharap bisa bermain lebih banyak menit," lanjutnya.

Meski belum siap tampil penuh selama 90 menit, Jens berharap bisa bermain selama 45 menit pada laga melawan India yang akan digelar pada Kamis (30/1) pukul 19.30 WIB.

Selain itu, peningkatan kebugarannya adalah hasil dari proses persiapan tim yang mencakup rotasi pemain selama pertandingan uji coba sebelumnya melawan Yordania dan Suriah.

"Kami masih bermain dengan 28 pemain. Jadi, ini adalah proses untuk mencari pilihan terbaik menghadapi Piala Asia. Kami tahu harus lebih baik, tetapi percayalah pada proses kami,” ucapnya.

Jens menjelaskan, timnya akan terus melakukan evaluasi menjelang Piala Asia U-20 2025 yang digelar di China.

Oleh karena itu dirinya meminta para pendukung Garuda Muda untuk tetap optimistis dengan skuad pilihan tim pelatih.

"Karena saat ini tim sedang berusaha menemukan komposisi terbaik demi mencapai hasil maksimal di turnamen Piala Asia," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia U-20 telah menjalani dua laga selama turnamen Mandiri U-20 Challenge Series. Pada laga pertama, anak asuh Indra Sjafri harus mengakui kehebatan Yordania setelah gol semata wayang Ibrahim Sabra bersarang ke gawang Ikram Al Giffari.

Sementara pada laga kedua, Timnas Suriah U-20 yang mengandalkan permainan cepat, berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor 2-0 berkat gol Majd Manaf Ramadan pada menit ke-28 dan Anas Hussam Dahhan pada menit ke-65. (ant/aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT