News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indra Sjafri Dapat Sorotan Tajam Media Vietnam usai Timnas Indonesia Kalah Beruntun Jelang Piala Asia U-20 2025

Penampilan Timnas Indonesia U-20 yang kembali telan kekalahan di turnamen jelang Piala Asia U-2025 mendapat sorotan dari sejumlah pihak termasuk media Vietnam.
Selasa, 28 Januari 2025 - 19:04 WIB
Suriah U-20 menang meyakinkan 2-0 atas Timnas Indonesia U-20 di Manndiri Challenge Series
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Penampilan Timnas Indonesia U-20 yang kembali telan kekalahan di turnamen jelang Piala Asia U-2025 mendapat sorotan dari sejumlah pihak termasuk media Vietnam.

Pada matchday kedua ajang Mandiri U-20 Challenge Series hari Senin (27/01/2025) lalu, Timnas Indonesia sebagai tuan rumah takluk 2-0 dari Suriah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Bertanding di stadion Gelora Delta, gol kemenangan Suriah dicetak oleh Majd Manaf Ramadhan serta Annas Al Hardan.

Dengan hasil ini, Timnas Indonesia pun dipastikan gagal meraih gelar juara Mandiri U-20 Challenge Series dan kini bertengger di urutan 3 klasemen dengan 0 poin.

Setelah raih kekalahan kedua, penampilan Timnas Indonesia pun mendapat sorotan tajam dari sejumlah media ASEAN termasuk Vietnam.

Dilansir dari laman Soha.vn, rapor buruk skuad Garuda Nusantara di Mandiri U-20 Challenge Series jadi perhatian khusus media tersebut.

"Kalah berturut-turut dalam 2 pertandingan, timnas Indonesia resmi pulang dengan tangan hampa di turnamen kendang," tulis laman tersebut.

Bahkan berkaca dari kekalahan beruntun, performa Timnas Indonesia dianggap mengkhawatirkan jelang Piala Asia U-20 2025.

"Timnas U20 Indonesia sedang memiliki prestasi yang mengkhawatirkan menjelang Piala Asia U20 2025," tambah mereka.

Lebih lanjut, Soha.vn berikan peringatan kepada Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 untuk bisa memperbaiki kinerja Garuda Nusantara.

Pasalnya jika performa Timnas Indonesia tidak berubah, tak menutup kemungkinan Welber Jardim cs akan tersingkir lebih awal di fase grup.

"Di babak penyisihan grup Piala Asia U20 yang akan datang, tim asuhan pelatih Indra Sjafri juga harus menghadapi lawan-lawan yang sangat kuat seperti Iran, Uzbekistan, dan Yaman,"

"Jika tidak memperbaiki performa, U20 Indonesia sama sekali berisiko tersingkir lebih awal," tutup Soha.vn.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di Piala Asia U-20 2025 dengan menghadapi Iran pada 13 Februari 2025 di Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium, Shenzhen, China.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT