News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Fakta Menarik Pratama Arhan Dilepas Suwon FC, Nomor 4 Masih Misteri?

Suwon FC resmi melepas bintang Timnas Indonesia, Pratama Arhan pada akhir musim K League 1 2024. 4 fakta menarik soal Pratama Arhan dilepas Suwon FC karena ter
Rabu, 1 Januari 2025 - 19:36 WIB
4 Fakta Menarik Pratama Arhan Dilepas Suwon FC, Nomor 4 Masih Misteri
Sumber :
  • Suwon FC

tvOnenews.com - Suwon FC resmi melepas bintang Timnas Indonesia, Pratama Arhan pada akhir musim K League 1 2024.

Bek kiri asal Indonesia, Pratama Arhan, secara resmi telah dilepas oleh Suwon FC. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"#Selamat tinggal pemain Suwon FC, Nelson, Arhan dan Sota yang meninggalkan tim. Klub tidak akan melupakan dedikasi para pemain di dalam dan di luar lapangan. Terima kasih," tulis akun IG Suwon FC, Rabu 1 Januari 2025.

Pengumuman ini menjadi perhatian besar di kalangan pecinta sepak bola tanah air, mengingat Arhan adalah salah satu pemain muda potensial yang merantau ke luar negeri. 

Berikut adalah 4 fakta menarik terkait perjalanan kariernya bersama klub Korea Selatan, Suwon FC:

1. Minim Menit Bermain di Suwon FC

Pratama Arhan bergabung dengan Suwon FC pada 16 Januari 2024 dengan harapan besar untuk menorehkan prestasi di K League 

Sayangnya, perjalanan kariernya di klub ini tidak sesuai ekspektasi. Ia hanya tampil dalam dua pertandingan sepanjang musim.

Bahkan semuanya sebagai pemain pengganti dengan total waktu bermain hanya empat menit. 

Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah ketika Arhan menerima kartu merah dalam salah satu pertandingan tersebut, yang semakin mempersempit peluangnya untuk bermain reguler.

Meskipun kontribusinya di Suwon FC tergolong minim, potensi besar Arhan tetap diakui. 

Pratama Arhan
Pratama Arhan
Sumber :
  • AFC

 

Keterbatasan waktu bermain ini membuat publik bertanya-tanya mengenai faktor yang menyebabkan sulitnya ia mendapatkan kepercayaan di lapangan.

2. Karier Internasional yang Lebih Gemilang

Di sisi lain, kiprah Pratama Arhan bersama Timnas Indonesia justru menunjukkan performa yang konsisten dan mengesankan. 

Sejak debutnya pada 2021, Arhan telah mengoleksi 50 caps bersama tim senior, sebuah angka yang membuktikan perannya sebagai bek andalan Garuda. 

Kemampuan bertahannya yang solid, ditambah dengan lemparan jarak jauhnya yang khas, menjadikan Arhan salah satu pemain paling berpengaruh di skuad Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum bergabung dengan Suwon FC, Arhan sempat bermain untuk Tokyo Verdy di Jepang. 

Namun, pengalaman di klub Jepang tersebut juga tidak terlalu berbeda; selama dua tahun, ia hanya mencatatkan empat penampilan. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT