News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIFA Puji Setinggi Langit Koreografi Suporter Timnas Indonesia di Laga Kontra Jepang, Netizen: GBK Nih Bos...

Koregrafi berkelas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) merupakan kreasi dua kelompok suporter Timnas Indonesia, La Grande Indonesia dan Ultras Garuda
Minggu, 17 November 2024 - 17:07 WIB
Koreografi La Grande Indonesia di SUGBK pada Timnas Indonesia vs Jepang
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, tvOnenews.com - Fedeasi Sepakbola Internasional (FIFA) memberikan pujian setinggi langit atas koreografi suporter Timnas Indonesia di laga Jepang pada Jumat 15 November 2024 kemarin.

FIFA mengunggah foto koreografi tersebut pada unggahan Instagram resmi mereka pada Minggu (17/11/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Atmosfir yang sangat cantik di Gelora Bung Karno," tulis akun tersebut pada foto unggahan mereka di Instagram.

FIFA puji koreografi suporter Timnas Indonesia di SUGBK
FIFA puji koreografi suporter Timnas Indonesia di SUGBK
Sumber :
  • Instagram

 

Koregrafi berkelas tersebut merupakan kreasi dari dua kelompok suporter Timnas Indonesia, La Grande Indonesia dan Ultras Garuda.

La Grande Indonesia yang berada di tribun utara SUGBK membentangkan koreografi raksasa pertarungan antara Gundala dan Godzilla.

Tidak hanya itu, dibelakang karakter Gundala dan Godzilla terdapat potongan lirik lagu  yang berbunyi  "Untungnya Ku Tak Pilih Menyerah" yang membentang dari sisi kiri dan hingga kanan gambar.

Seperti diketahui, tulisan tersebut merupakan potongan dari lirik lagu Bernadya Ribka yang berjudul "Untungnya, Hidup Harus Terus Berjalan".

Berbagai komentar netizen Tanah Air pun ramai di unggahan FIFA tersebut.

Para fans Timnas Indonesia bangga koreografi dari La Grande Indonesia di SUGBK bisa menjadi sorotan.

tvonenews

"GBK nih bosss," kata akun @nisywan.aldzaki.45

"Bangga!" sambung @muhamad.faizal7

"Ngeri, Indonesia mendunia," tulis akun @garudasite.

Menarik dinantikan koregrafi lain dari suporter Timnas Indonesia di laga kontra Arab Saudi, pekan depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua laga kandang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada November ini.

Setelah menghadapi Jepang, pasukan Shin Tae-yong akan menghadapi Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa 19 November 2024 malam WIB (aes)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
background

Pekan ke-20

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT