News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Berlabel Bintang Ini Awalnya Ogah Bela Timnas Indonesia, kini Berbalik Ngarep Gabung karena Punya Darah Nusantara? Mereka adalah...

Di balik suksesnya program naturalisasi, pemain keturunan ini dulunya pernah tolak gabung Timnas Indonesia, kini justru berebut ingin dinaturalisasi, siapa aja?
Jumat, 8 November 2024 - 14:24 WIB
Ole Romeny kabarnya sedang mempertimbangkan gabung Timnas Indonesia
Sumber :
  • FC Utrecht

tvOnenews.com - Program naturalisasi yang dilakukan PSSI bersama Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia terus berlanjut dengan mendatangkan pemain-pemain keturunan berkualitas tinggi.

Sebelumnya, nama-nama besar seperti Cristian Gonzales, Diego Michiels, Stefano Lilipaly, hingga Marc Klok sukses menjadi WNI dan memperkuat skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, PSSI semakin selektif, mengincar pemain yang memiliki kualitas "Grade A" seperti Jay Idzes, Maarten Paes, Thom Haye, dan Calvin Verdonk.

Namun, di tengah kesuksesan program ini, tidak semua usaha PSSI berjalan mulus.

Beberapa pemain keturunan justru menolak tawaran untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan membela tim nasional.

Berikut adalah beberapa pemain yang sempat diincar PSSI namun akhirnya menolak naturalisasi:

1. Zico Soree

Zico Soree
Zico Soree
Sumber :
  • Instagram - Zico Soree

 

Zico Soree, pemain yang pernah tampil impresif di Willem II U-21, sempat diisukan kuat akan beralih kewarganegaraan ke Indonesia.

Pada 2022, Zico bahkan menjalani trial bersama Timnas Indonesia U-20 saat pemusatan latihan di Spanyol.

Meski ia telah berlatih dengan skuad Garuda Muda, performanya yang kurang maksimal membuat Shin Tae-yong memutuskan untuk mencoretnya, terutama setelah gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan uji coba. Alhasil, Zico batal memperkuat Timnas Indonesia.

2. Ole Romeny

Ole Romeny cetak gol di laga FC Utrecht kontra Heerenveen
Ole Romeny cetak gol di laga FC Utrecht kontra Heerenveen
Sumber :
  • FC Utrecht

 

Ole Romeny, pemain berbakat dari FC Utrecht, sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar Timnas Indonesia.

Bahkan, kabarnya pemain berusia 23 tahun ini telah berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Namun, hingga kini, proses naturalisasinya belum menemui kejelasan, dan Romeny belum mengambil langkah untuk menerima tawaran naturalisasi dari Indonesia.

3. Emil Audero

Kiper Como 1907, Emil Audero Mulyadi
Kiper Como 1907, Emil Audero Mulyadi
Sumber :
  • Instagram/emil_audero

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Emil Audero, kiper Inter Milan yang lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pernah menolak tawaran memperkuat Timnas Indonesia meski punya peluang besar.

Kiper 27 tahun ini memiliki rekam jejak mentereng, setelah menimba ilmu di akademi Juventus dan bermain untuk Timnas Italia di berbagai kelompok usia, mulai dari U-15 hingga U-21.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT