News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Kubur Mimpi Timnas Indonesia Menjuarai Piala AFF 2010, Safee Sali Mengaku jika Sebenarnya Saat Itu Dia...

Pemain Malaysia yang mengubur mimpi Timnas Indonesia untuk meraih gelar juara Piala AFF 2010, Safee Sali, memberikan pengakuan soal kemenangan Harimau Malaya.
Jumat, 13 September 2024 - 19:26 WIB
Safee Sali
Sumber :
  • REUTERS/Samsul Said

tvOnenews.com - Pemain Tim Nasional Malaysia yang berhasil mengubur mimpi Timnas Indonesia untuk bisa meraih gelar juara Piala AFF tahun 2010 yakni Safee Sali ternyata pernah memberikan pengakuan soal kemenangan Harimau Malaya.

Pada pertandingan final tersebut, Safee Sali, sukses menorehkan tiga gol ke gawang Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiga gol Safee Sali itu pun berhasil mengantarkan Harimau Malaya merebut gelar Piala AFF 2010.


Legenda Timnas Malaysia Safee Sali Sumber : Kolase tvOnenews

Lewat video yang diunggah di kanal youtube Chandra Margatama, legenda Malaysia itu membagikan pengalamannya saat bermain melawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2010.

Meski menjadi top skor untuk Timnas Malaysia di Piala AFF 2010, Safee Sali sempat mengungkapkan satu hal yang mengejutkan.

Safee Sali mengakui jika dirinya merasakan tekanan yang cukup besar saat menghadapi Timnas Indonesia di final Piala AFF 2010.

"Ada (pressure), ada, karena mau datang ke stadium GBK pressure-nya udah ada," kata Safee Sali dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Chandra Margatama.

Selain bermain tandang, Safee Sali dan pemain Malaysia lainnya merasakan tekanan yang datang dari suporter Indonesia.


Safee Sali (sumber: REUTERS/Edgar Su)

Bahkan, Safee mengatakan jika sebelum pertandingan, para pemain Malaysia sempat di briefing untuk tidak berselebrasi secara berlebihan.

"Sebelum masuk briefing pun, kami sudah disarankan oleh pihak keselamatan untuk tidak over reacting kalau kita ada celebration untuk menang atau gol," jelas Safee.

Tapi, Safee Sali sendiri tetap melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia.

Saat itu, Safee Sali bersebrasi dengan mencium bendera Malaysia di jersey yang ia kenakan.

"Itu spontan, celebration yang cuma cium bendera di jersey aja," ujarnya.


Safee Sali (sumber: REUTERS/Samsul Said)

Pada wawancara itu, Safee Sali juga mengungkapkan alasan Timnas Indonesia bisa kalah dari Malaysia saat itu.

Safee mengatakan jika timnas Indonesia kemungkinan terlalu menyepelekan kemampuan dari Malaysia saat itu.

Pasalnya, saat itu animo sepak bola Indonesia sangat tinggi sehingga banyak yang yakin Garuda akan menjadi juara Piala AFF 2010.

Sayangnya, kenyataan berkata lain. Timnas Indonesia harus berpuas diri sebagai runner up atas Malaysia.

"Tau (animo kemenangan Indonesia), emang tau banget, karena ya Indonesia kan udah lolos semua peringkat, jadi untuk menghadapi Malaysia ini ya mungkin Indonesia terlalu yakin. Terlalu yakin pada kebolehan," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi dalam sepak bola kita tidak boleh terlalu yakin, kita harus respek pihak lawan, kita harus bekerja keras, dan insyaallah hasilnya akan ada kalau kita bekerja keras," pungkasnya.  

(tsy/akg)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT