News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disukai Shin Tae-yong hingga Diminati Persib Bandung, Wonderkid Jerman Berdarah Sukabumi Ini Malah Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia

Permainannya sempat dipuji Shin Tae-yong hingga membuat Persib Bandung tertarik, wonderkid Jerman berdarah Sukabumi ini justru gagal gabung ke Timnas Indonesia.
Senin, 15 Juli 2024 - 18:55 WIB
Wonderkid Jerman berdarah Sukabumi batal gabung Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Wonderkid Jerman yang disukai oleh Shin Tae-yong hingga diminati Persib Bandung ini justru tak jadi gabung ke Timnas Indonesia.

Padahal, pemain keturunan Sukabumi, Jawa Barat itu sebelumnya pernah mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U19 beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Shin Tae-yong belakangan ini kerap memanggil pemain keturunan khususnya di Eropa untuk bermain bagi Timnas Indonesia.

Bukan cuma di level senior, Shin Tae-yong juga rutin memanggil pemain keturunan Eropa untuk bermain bagi Timnas Indonesia saat ia melatih skuad Garuda kelompok umur.

Salah satunya ialah saat Shin Tae-yong menukangi Timnas Indonesia untuk berkompetisi di Piala Dunia U20, meski akhirnya urung terlaksana.

Ketika itu, pemain-pemain seperti Ivar Jenner, Rafael Struick, hingga Justin Hubner yang kini menjadi tulang punggung Timnas Indonesia senior sebelumnya dipanggil STY untuk tim U20.

Selain mereka, Shin Tae-yong juga pernah memanggil pemain keturunan Eropa lainnya seperti Jim Croque, Zico Soree, dan Max Christoffel yang kemudian tak terpilih ke Timnas Indonesia.

tvonenews

Meski demikian, ada satu pemain keturunan Eropa lainnya yang sempat dipanggil Shin Tae-yong untuk gabung ke Timnas Indonesia, namun akhirnya gagal masuk skuad Garuda.

Pemain yang dimaksud ialah Luah Mahessa, pemain muda Jerman yang punya garis keturunan Indonesia dari ayahnya Rully Mahessa yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat.

Bersama kakaknya yakni Kelana Mahessa, Luah Mahessa telah mengantongi paspor Indonesia sehingga keduanya tak perlu lagi dinaturalisasi untuk bela tanah leluhurnya.

Ketertarikan Shin Tae-yong terhadap Luah Mahessa dan kakaknya berawal saat sang pelatih tengah mencari pemain keturunan Eropa untuk Timnas Indonesia U20.

Ketika itu, Luah Mahessa tengah merumput bersama klub Liga Jerman yaitu Bonner SC, sehingga STY mengundangnya untuk ikut TC Timnas Indonesia di Kroasia pada 2020 lalu.

Tak disangka, Shin Tae-yong langsung memainkan Luah Mahessa saat Timnas Indonesia menjalani laga uji coba melawan klub Kroasia Hajduk Split.

Meski masuk sebagai pemain pengganti, Shin Tae-yong memuji penampilan Luah Mahessa yang saat itu membawa Timnas Indonesia U19 menang 4-0 atas Hajduk Split.

Namun, setelah menjalani pemusatan latihan di Eropa, Luah Mahessa pada akhirnya tidak jadi terpilih ke Timnas Indonesia lantaran turnamen Piala Dunia U20 batal digelar.

Setelah itu, Luah Mahessa memutuskan kembali ke Jerman dan balik ke klubnya Bonner SC hingga ia tak memperpanjang kontraknya pada 2021.

Di periode tersebut, Luah Mahessa dikabarkan kembali ke Indonesia dan mencoba peruntungan mengikuti trial di sejumlah klub Liga 1.

Luah Mahessa

Luah Mahessa (Source: PSSI)

Mulai dari Bali United, Dewa United, sampai Persib Bandung pernah memberi kesempatan kepada Luah Mahessa untuk mengikuti trial jelang Liga 1 bergulir.

Bahkan pada 2023 lalu, Luah Mahessa pernah bermain di laga uji coba Persib Bandung U21 yang ketika itu berhadapan dengan tim senior jelang menatap Liga 1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ketiga tim tersebut justru tidak ada yang memberi kontrak kepada Luah Mahessa sehingga dirinya kembali ke Jerman dan bergabung ke klub Frechen 20.

Pada awal Juli 2024 ini, Luah Mahessa bergabung ke klub Liga Jerman lainnya yakni Hennef 05 setelah hanya setengah musim memperkuat Frechen 20. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT