News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Obrak Abrik Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2010, Legenda Malaysia Kini Kagum dengan Skuad Garuda Sampai Terucap...

Legenda tim nasional Malaysia kini mengakui kalau dirinya terkesan dengan perkembangan Timnas Indonesia. Padahal di Piala AFF 2010, dia permalukan skuad Garuda.
Senin, 15 Juli 2024 - 16:57 WIB
Legenda Malaysia takjub dengan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Mantan striker tim nasional Malaysia kini tak kuasa menahan kekaguman terhadap Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Padahal, pemain yang juga pernah perkuat klub Liga 1 ini pernah hadirkan mimpi buruk bagi Timnas Indonesia yang saat itu terjadi di final Piala AFF 2010.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, perkembangan Timnas Indonesia dalam beberapa waktu terakhir mengundang decak kagum dari sejumlah pihak, termasuk luar negeri.

Semenjak dilatih Shin Tae-yong pada akhir 2019, Timnas Indonesia tak hentinya melahirkan berbagai prestasi gemilang di tingkat Asia.

Terbaru, Timnas Indonesia berhasil menjadi wakil satu-satunya Asia Tenggara yang mampu lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ironisnya, kesuksesan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 tersebut diraih setelah menyingkirkan dua wakil ASEAN lainnya yakni Vietnam dan Filipina.

Sebelum itu, pasukan Shin Tae-yong juga menorehkan prestasi memukau di Piala Asia tidak hanya di level senior tapi juga para pemain muda.

tvonenews

Di Piala Asia 2023 senior, Timnas Indonesia sukses memenuhi target yang diberikan PSSI untuk melaju setidaknya sampai ke babak 16 besar.

Lebih hebatnya lagi, Timnas Indonesia junior bisa menembus babak semifinal Piala Asia U23 bahkan hampir saja lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Sontak saja, kegemilangan Timnas Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menuai kekaguman dari banyak pihak, seperti suporter hingga legenda sepak bola.

Tak terkecuali dari negara tetangga yakni Malaysia, yang mana legenda mereka Safee Sali cukup terkesima dengan perkembangan pesat Timnas Indonesia selama ini.

Safee Sali sebelumnya dikenal sebagai mimpi buruk bagi Timnas Indonesia lantaran sang pemain sukses mengubur mimpi skuad Garuda untuk juara Piala AFF 2010.

Dalam laga yang berlangsung dua leg tersebut, Safee Sali total mencetak tiga gol ke gawang Timnas Indonesia sekaligus memberikan trofi Piala AFF bagi negaranya.

Safee Sali juga paham betul dengan sepak bola Indonesia karena dia pernah beberapa tahun bermain di Liga 1 dengan memperkuat Pelita Jaya dan Arema Cronus.

Melalui sebuah wawancara beberapa waktu silam, Safee Sali ikut memantau jalannya laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia vs Vietnam di Hanoi, Maret 2024.

Di luar dugaan, Timnas Indonesia menang telak 3-0 di kandang Vietnam melalui gol-gol dari Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, hingga Ramadhan Sananta.

Seusai laga, Safee Sali kemudian turut berkomentar mengenai keberhasilan Timnas Indonesia itu. Menurutnya, skuad Garuda saat ini sudah tak bisa dianggap sebelah mata.

“Saya harus mengakui Timnas Indonesia memainkan permainan yang sangat mengesankan,“ kata Safee Sali dalam sebuah wawancara.

Legenda Malaysia Safee Sali

Legenda Malaysia Safee Sali (Source: Antara)

Menurutnya, Timnas Indonesia generasi saat ini sudah mempunya paket komplit dalam setiap lini permainan yang membuatnya cukup terkesan.

“Mereka menunjukkan kualitas yang luar biasa di lapangan, saya terkesan dengan kecepatan, keterampilan, dan kerja sama tim yang mereka tunjukkan malam itu,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Safee Sali merupakan mantan pemain tim nasional Malaysia sejak 2006 hingga 2017. Ia juga menjadi salah satu pencetak skor terbanyak bagi Harimau Malaya.

Safee Sali kini telah pensiun dari dunia sepak bola. Sekarang, ia diketahui menjabat sebagai Presiden Asosiasi Pesepakbola Profesional Malaysia. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT