GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Benar, Akibat Pilih Bela Timnas Indonesia Pemain-pemain ini Kariernya di Eropa Malah jadi Sengsara? Ternyata...

Dalam kurun waktu satu dekade terakhir Timnas Indonesia cukup gencar menaturalisasi pemain keturunan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tim.
Kamis, 11 Juli 2024 - 12:51 WIB
Skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • IST

tvOnenews.com - Dalam kurun waktu satu dekade terakhir Timnas Indonesia cukup gencar melakukan program naturalisasi pemain keturunan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan prestasi tim.

Diwali oleh Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim pada tahun 2010 silam, sejumlah pemain naturalisasi berdarah Indonesia silih berganti membela pasukan Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama seperti Raphael Maitimo, Diego Michiels, Stefano Lilipaly, Ezra Walian hingga Sergio Van Dijk silih berganti menjadi pilar penting di Timnas Indonesia.


Diego Michiels (Sumber : Instagram @diegomichiels24)

Terbaru, ada nama-nama seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, Ivar Jenner, Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, Justin Hubner dan Jay Idzes yang selalu menjadi pilihan utama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

PSSI dan Shin Tae-yong pun sebenarnya sudah tidak mau lagi asal-asalan dalam memilih pemain yang akan dinaturalisasi.

Pemain-pemain yang bermain di liga Eropa dan berlabel Grade A kini menjadi pilihan dari PSSI dan STY.

Hal itu terbukti dengan dipilihnya, Thom Haye, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen hingga terbaru ada Maarten Paes yang bermain di kasta tertinggi sepak bola di sejumlah negara.

Namun, ada beberapa pemain yang justru bernasib kurang baik setelah memutuskan untuk berpindah kewarganegaraan menjadi seorang WNI.

Sejumlah pemain yang sebelumnya bermain di level tertinggi kini harus  mengalami penurunan bahkan ada yang terbuang dari klubnya.

Berikut ini daftar pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang kariernya menurun setelah dinaturalisasi.

Ragnar Oratmangoen 

Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen. (sumber: PSSI)

Pertama, ada penyerang andalan baru Timnas Indonesia yakni Ragnar Oratmangoen yang dikabarkan sampai saat ini belum memiliki klub setelah dilepas FC Groningen.

Saat menjalani proses naturalisasi, Ragnar merupakan pemain dari FC Groningen yang dipinjamkan ke klub Fortuna Sittard.

Hal itu pun membuatnya berlaga di Eredivisie Belanda bersama Fortuna Sittard pada musim lalu.

Namun sayang, Ragnar gagal menunjukan performa terbaiknya dengan Fortuna Sittard pada musim lalu.

Alhasil, FOrtuna Sittard pun tak mengaktifkan klausul pembelian dari Ragnar Oratmangoen pada musim depan.

Lebih disayangkan lagi, pemain yang dijuluki Wak Haji itu pun harus terbuang dari FC Groningen.

FC Groningen yang dipastikan promosi ke Eredivisie musim depan mengatakan jika Ragnar tak masuk dalam skema pelatih Art Langeler.

Thom Haye


Pemain Timnas Indonesia, Thom Haye. (sumber: tvOnenews.com - Julio Tri Saputra)

Selanjutnya ada pemain yang menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia berbarengan dengan Ragnar Oratmangoen yakni Thom Haye.

Menjadi salah satu pemain andalan SC Heerenveen musim lalu di Eredivisie tak menjamin masa depan dari Thom Haye.

Heerenveen memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Haye pada akhir musim lalu setelah kontraknya habis pada 30 Juni 2024.

Dengan tidak diperpanjangnya kontrak tersebut, membuat Thom Haye saat ini masih berstatus tanpa klub.

Thom Haye sempat dirumorkan merapat dengan klub milik pengusaha Indonesia yang mentas di Serie A, Como 1907.

Namun kabarnya Como pun tidak tertarik pada Thom Haye karena dinilai masih belum bisa bersaing di Serie A.

Shayne Pattynama


Shayne Pattynama (sumber: Sumber : instagram/s.pattynama)

Kemudian ada Shayne Pattynama yang juga mengalami penurunan karier sejak berpindah kewarganegaraan.

Saat pertama kali mengucap sumpah sebagai seorang WNI pada tahun 2023 kemarin, Shayne Pattynama merupakan pemain inti dari klub Norwegia Viking FK.

Dimusim itu, Shayne Pattynama hanya absen dua kali membela Viking FK di kompetisi Liga Norwegia.

Namun sayang pada musim selanjutnya, dirinya harus hengkang ke klub Belgia K.A.S Eupen.

Sayangnya Shayne bergabung dengan K.A.S Eupen, saat klub yang pernah diperkuat Jordi Amat itu sedang dalam kondisi terpuruk.

Shayne pun gagal membantu K.A.S Eupen untuk bisa bangkit dari jeratan degradasi dimana dirinya hanya bermain sebanyak tiga kali karena cedera.

K.A.S Eupen pun dipastikan turun kasta setelah kalah pada babak playoff degradasi liga Belgia.

Nathan Tjoe-A-On


Nathan Tjoe A On (Sumber : Instagram @nathantjoeaon)

Terakhir ada pemain yang tampil impresif di Piala Asia U-23, Nathan Tjoe-A-on, yang juga kesulitan saat bermain di level klub.

Tak bisa dipungkiri sejak pertama kali mengucap sumpah sebagai WNI, Nathan langsung menjadi idola baru para fans Timnas Indonesia.

Terlebih performa terbaiknya tercipta di Piala Asia U-23 pada bulan April saat membantu Timnas Indonesia melaju hingga babak semifinal.

Namun sayang performa Nathan dengan Timnas Indonesia berbanding terbalik di level klub. Musim lalu, Nathan merupakan pemain dari klub Swansea City yang dipinjamkan ke SC Heerenveen.

Dengan meminjamkannya ke Heerenveen, Swansea berharap Nathan akan mendapat menit bermain lebih banyak.

Namun sayang, dirinya hanya jadi penghangat bangku cadangan kondisi itulah yang membuat salah satu media Wales mengkritik Nathan Tjoe-A-on.

Menurut Wales Online, meski bermain bagus dengan Timnas Indonesia, Nathan dinilai masih belum layak bersaing di Liga Inggris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritikan itu pun menjadi tantangan besar bagi Nathan untuk bisa membuktikan dirinya layak bermain di level klub sekelas Swansea City.

(akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT