News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Harus Hati-hati, Baru Kali Ini Arab Saudi Gunakan Stadion Berkapasitas 60 Ribu Penonton di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong berhasil lolos ke putaran ketiga dan berada dalam grup C yang dinilai sebagai grup neraka.
Selasa, 9 Juli 2024 - 15:26 WIB
Timnas Indonesia akan Dijamu di Sarang Pembataian Milik Arab Saudi Berkapasitas 60.000 Penonton untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Arab Saudi

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia harus hati-hati karena akan membuka laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di stadion berkapasitas 60 ribu. 

Skuad asuhan Shin Tae-yong berhasil lolos ke putaran ketiga dan berada dalam grup C yang dinilai sebagai grup neraka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marselino Ferdinan cs akan bersiap untuk meladeni sejumlah tim raksasa Asia, seperti Jepang, Arab Saudi, Australia, Bahrain dan China.

tvonenews

Pada pekan pertama putaran ketiga itu, Timnas Indonesia akan melakoni dua laga yang terdiri dari kandang dan tandang.

Skuad Garuda dijadwalkan akan melakoni laga tandang terlebih dahulu kontra Arab Saudi dalam laga perdana yang dihelat pada Kamis (5/9/2024).

Diketahui, demi menghantui laga perdana skuad asuhan Shin Tae-yong, Arab Saudi akan menggelar laga di salah satu stadion termegah dengan kapasitas 60.000 penonton.

Adalah King Abdullah City Stadium akan menjadi venue untuk menjamu Timnas Indonesia dalam laga perdana putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Tercatat, stadion itu pernah menjadi tempat pembantaian terbesar bagi Arab Saudi kala menjamu Timor Leste.

Tim berjuluk Green Falcon itu pernah merayakan kemenangan tujuh gol tanpa balas atas Timor Leste pada 3 September 2015 silam.

King Abdullah City Stadium bisa menjadi mimpi buruk bagi Timnas Indonesia, apalagi stadion tersebut bakal terisi penuh hingga 60.000 penonton.

Terlebih komposisi pemain yang dimiliki Arab Saudi saat ini juga tengah bersinar, mengingat skuad asuhan Roberto Mancini pernah mengalahkan peraih juara Piala Dunia 2022.

Pada Piala Dunia 2022 lalu, Green Falcon mampu menang comeback atas Timnas Argentna. Lionel Messi cs dibuat malu setelah dijungkalkan 1-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tampaknya harus memutar otak lebih keras, pasalnya lawan yang dihadapi kali ini lebih berat.

Shin Tae-yong diharapkan setidaknya bisa membawa Timnas Indonesia bermain imbang di kandang Arab Saudi tersebut. (igp/hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT