News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Shin Tae-yong Terima Tawaran Latih Korea Selatan, PSSI Bisa Pertimbangkan 3 Pelatih Grade A Ini untuk Arsiteki Timnas Indonesia

PSSI bisa pertimbangkan pelatih Grade A ini apabila Shin Tae-yong meninggalkan Timnas Indonesia dan memilih untuk kembali menukangi negaranya, Korea Selatan.
Minggu, 23 Juni 2024 - 15:17 WIB
Pelatih yang cocok gantikan STY di Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Timnas Indonesia bisa mempertimbangkan pelatih grade A ini apabila Shin Tae-yong kembali menjadi juru latih Korea Selatan.

Seperti diketahui, PSSI dikabarkan telah memberikan perpanjangan kontrak kepada Shin Tae-yong sejak dua pekan lalu untuk kembali menangani Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini tidak terlepas dari kesuksesan Shin Tae-yong saat menukangi Timnas Indonesia senior maupun U23 di Piala Asia dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Menurut Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Shin Tae-yong akan melatih Timnas Indonesia hingga tahun 2028 apabila dirinya menerima kontrak baru tersebut.

Namun, sampai saat ini kontrak yang diberikan PSSI tersebut belum ditandatangani oleh Shin Tae-yong lantaran sang pelatih sedang menjalani perawatan di Korea Selatan.

tvonenews

Tapi di tengah proses perpanjangan kontrak tersebut, Shin Tae-yong dirumorkan mendapat tawaran sebagai pelatih Timnas Korea Selatan.

Korea Selatan memang tengah mencari pelatih baru sepeninggal Jurgen Klinsmann yang dipecat KFA usai gagal membawa Korsel juara Piala Asia 2023.

Situasi itulah yang membuat Federasi Korea Selatan (KFA) menyeleksi kandidat pelatih baru untuk melatih tim Taegeuk Warriors, salah satunya Shin Tae-yong.

Lantas, siapa saja pelatih grade A yang layak gantikan Shin Tae-yong apabila meninggalkan Timnas Indonesia? Simak ulasan berikut ini.

1. Giovanni Van Bronckhorst

Giovanni Van Bronckhorst

Giovanni Van Bronckhorst (Source: Instagram)

Giovanni Van Bronckhorst memang belum lama ini ditunjuk sebagai pelatih klub Turki, Besiktas, namun ikatan darah tampaknya bisa membuatnya mau melatih Timnas Indonesia.

Pasalnya, Giovanni Van Bronckhorst punya garis keturunan Maluku dari ibunya yakni Fransien Sapulette, sementara ayahnya berdarah Indonesia-Belanda.

Tidak hanya itu, rekam jejak Giovanni Van Bronckhorst di Eropa juga tak perlu diragukan lagi karena pernah membawa timnya juara Liga Belanda hingga finalis Liga Europa.

Berkaca dari prestasi tersebut, PSSI mungkin bisa mempertimbangkan sosok Giovanni Van Bronckhorst untuk mengisi tempat yang ditinggalkan STY sebagai pelatih Timnas Indonesia.

2. Park Hang-seo

Park Hang-seo

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Park Hang-seo (Source: VFF)

Apabila PSSI ingin kembali menggunakan jasa pelatih Korea Selatan, maka Park Hang-seo merupakan salah satu kandidat yang sesuai bagi Timnas Indonesia.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT