News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak Sudah Alasan Tumpulnya Lini Depan Timnas Indonesia, Apa karena Shin Tae-yong Pernah Sia-siakan Striker Potensial Ini?

Apakah karena kebijakan Shin Tae-yong ini, Timnas Indonesia mengalami paceklik gol dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Irak, Kamis (6/6/2024)?
Sabtu, 8 Juni 2024 - 14:03 WIB
Keputusan Shin Tae-yong tak panggil striker ini bikin lini depan Timnas Indonesia tumpul?
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Mungkin karena Shin Tae-yong pernah melakukan hal ini, Timnas Indonesia jadi kesulitan dalam mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir.

Timnas Indonesia memang sedang mengalami paceklik gol dalam dua laga terakhir yakni melawan Tanzania dan terbaru saat bersua Irak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi inilah yang akhirnya membuat Timnas Indonesia kesulitan untuk mengeklaim kemenangan bahkan bisa berujung kekalahan bagi skuad Shin Tae-yong.

Belum lama ini, lini depan Timnas Indonesia mengalami kemandekan dalam mencetak gol saat berjumpa Tanzania di laga persahabatan jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Saat itu, skuad Garuda menciptakan banyak peluang ke gawang Tanzania, namun sayang hal tersebut gagal dikonversi menjadi gol oleh lini depan Timnas Indonesia.

Alhasil, skor imbang tanpa gol mengakhiri pertandingan persahabatan antara Timnas Indonesia melawan Tanzania pada Minggu (2/6/2024).

tvonenews

Bukannya semakin membaik, lini depan Timnas Indonesia lagi-lagi gagal menciptakan gol saat bersua Irak di laga kelima grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (6/6/2024).

Sama seperti saat melawan Tanzania, agresivitas Timnas Indonesia di lini pertahanan Irak pada akhirnya tidak mampu diselesaikan dengan baik oleh striker Garuda.

Di laga itu, Timnas Indonesia bahkan harus mengakui keunggulan Irak dengan skor 0-2 meski tampil mengurung lini bertahan Irak pada babak pertama.

Situasi itu membuat Timnas Indonesia mencetak rekor baru yakni untuk pertama kalinya tidak mampu menyarangkan gol ke gawang lawan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sejauh ini, Shin Tae-yong hanya mempunyai satu striker murni di timnya yaitu Dimas Drajad, sementara untuk lini depan biasanya diamankan oleh Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen.

Namun, para pemain tersebut belum mampu menjawab kepercayaan Shin Tae-yong, bahkan Dimas Drajad sampai saat ini belum pernah diturunkan sebagai striker utama Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang menduga bahwa kemandekan lini depan Timnas Indonesia disebabkan karena Shin Tae-yong menyia-nyiakan striker potensial Ramadhan Sananta ke skuad Garuda.

Padahal, Shin Tae-yong sebelumnya menaruh kepercayaan penuh kepada diri Ramadhan Sananta di Piala Asia U23 hingga Kualifikasi Piala Dunia 2026 sejak laga pembuka.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT