News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inilah Fakta di Balik Kegagalan Arkhan Fikri Eksekusi Penalti saat Laga Timnas Indonesia vs Korea Selatan, Shin Tae-yong Marah Besar ...

Penyerang timnas Indonesia, Ramadhan Sananta ungkap kisah di balik kegagalan Arkhan Fikri eksekusi penalti saat menghadapi Korea Selatan Piala Asia U-23 2024.
Selasa, 21 Mei 2024 - 16:47 WIB
Penggawa Timnas Indonesia, Arkhan Fikri.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Instagram @arkhanfikri

tvOnenews.com - Penyerang timnas Indonesia, Ramadhan Sananta menceritakan kisah di balik kegagalan Arkhan Fikri saat eksekusi penalti saat menghadapi Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024.

Kilas balik, langkah Skuad Garuda Muda asuhan Shin Tae-yong harus terhenti di babak semifinal Piala Asia U-23 2024 setelah takluk dari Uzbekistan 2-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skuad Garuda Muda melakoni 3 laga di babak penyisihan Grup A, Indonesia vs Qatar 0-2, Indonesia vs Australia 1-0, dan menekuk Yordania dengan skor 4-1.


Timnas Indonesia dan pelatih Shin Tae-yong. 

Di babak perempat final berhasil memulangkan Korea Selatan di babak penalti dengan skor 11-10.

Namun sayang, tim debutan yang diarsiteki Shin Tae-yong itu takluk dari timnas Uzbekistan U-23 di babak semifinal Piala Asia U-23 dengan skor 2-0. 

Dan juga gagal meraih peringkat ketiga setelah disingkirkan oleh Irak.

Cerita di balik kegagalan Arkhan Fikri eksekusi penalti di gawang Korea Selatan

Arkhan Fikri, gelandang timnas Indonesia gagal melesatkan bola ke gawang Korea Selatan saat menjadi penendang ke-6 tim Garuda Muda.

Saat itu, Arkhan Fikri menjadi penentu kemenangan timnas Indonesia untuk lolos ke semifinal Piala Asia U-23 usai Ernando Ari berhasil menggagalkan penendang penalti ke-5 Korsel yakni Kang Sang-yoon.

Namun, pemain yang masuk sebagai pemain pengganti itu gagal melesatkan bola ke gawang Korea Selatan, hal itu langsung membuat pemain Korea tertangkap kamera di bangku cadangan mengejek atas kegagalan Arkhan.

Dalam kesempatan bincang, Ramadhan Sananta menceritakan detik-detik gagalnya Arkhan Fikri mengeksekusi penalti.

Sananta mengatakan bahwa dari ke-5 penendang di sisi timnas Indonesia yang ditunjuk semuanya sudah siap.

Di mana Sananta dipilih sebagai penendang pertama.

"Coach Shin lihat saya, mungkin dia lihat muka saya, Sananta siap, mungkin dia tulis nomor satu (penendang) Sananta. Karena kan satu dan lima menjadi penentu," tuturnya dilansir Youtube Sport77.

Ia mengaku harus memiliki mental yang kuat untuk menjadi penendang pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian giliran Arkhan Fikri yang juga dipercaya sebagai penendang penalti untuk Indonesia.

"Tiba-tiba ketika kita mau udah selebrasi, mau lari, nggak gol, astaga. kenapa ini udah diberi kesempatan buat kita menang, mental drop," ungkap Sananta.


Ramadhan Sananta. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT