GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Desak PSSI Segera Pecat Shin Tae-yong, Legenda Timnas Indonesia Era 70-an Sarankan Skuad Garuda Rekrut Pelatih Kelas Eropa Ini

Mantan pemain Timnas Indonesia era 1970-an ini mendesak PSSI agar memecat Shin Tae-yong. Menurutnya, pelatih kelas dunia ini lebih cocok melatih skuad Garuda.
Sabtu, 11 Mei 2024 - 11:53 WIB
Legenda Timnas Indonesia ini desak PSSI pecat Shin Tae-yong
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Legenda Timnas Indonesia era 70-an Anjas Asmara mendesak PSSI agar segera mendepak Shin Tae-yong dari jabatannya sebagai juru latih skuad Garuda.

Dalam sebuah tayangan di stasiun televisi nasional, Rabu (8/5/2024) Anjas Asmara menyarankan agar Timnas Indonesia bisa menggunakan pelatih kelas Eropa ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, kerja sama antara Timnas Indonesia dengan Shin Tae-yong telah berjalan positif semenjak pelatih Korea Selatan itu ditunjuk PSSI pada 2019.

Bahkan, Shin Tae-yong dikabarkan bakal menerima perpanjangan kontrak dari PSSI hingga tahun 2027 untuk terus menukangi Timnas Indonesia.

Hal ini tidak terlepas dari serangkaian performa positif Timnas Indonesia dalam beberapa turnamen terakhir yang menuai kekaguman dari publik internasional.

Shin Tae-yong sukses mengembangkan bakat pemain muda Timnas Indonesia dan sampai saat ini menjadi tumpuan bagi skuad Garuda di sejumlah kejuaraan.

Mereka juga turut ambil bagian di Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu yang berhasil dua kali kalahkan Vietnam hingga selangkah lagi lolos ke ronde ketiga.

tvonenews

Tidak hanya itu, Shin Tae-yong juga secara bersamaan membawa Timnas Indonesia senior, U23, dan U20 lolos ke Piala Asia setelah absen cukup lama.

Bersama Timnas Indonesia senior, Shin Tae-yong untuk pertama kalinya membawa skuad Merah Putih lolos ke babak 16 besar sejak berpartisipasi pada 1996.

Pencapaian inilah yang membuat Timnas Indonesia naik drastis di ranking FIFA dari yang sebelumnya urutan 173 menjadi 138 hanya dalan waktu empat tahun.

Terbaru, Shin Tae-yong mengantarkan Timnas Indonesia lolos ke semifinal Piala Asia U23 usai mengalahkan tim-tim kuat seperti Australia, Yordania, dan Korea Selatan.

Namun, harapan Timnas Indonesia U23 untuk ke Olimpiade Paris 2024 sirna usai ditumbangkan Guinea dalam laga play-off antar benua, Kamis (9/5/2024) lalu.

Meski Shin Tae-yong membawa sejumlah keberhasilan bagi Timnas Indonesia, namun legenda era 1970-an Anjas Asmara justru mendesak agar STY segera didepak.

Menurutnya, Timnas Indonesia hanya mengandalkan permainan parkir bus bukan menyerang seperti pelatih-pelatih kelas dunia saat ini.

“Jadi, main bola itu otaknya harus jenius, jangan seperti Shin Tae-yong ini. Dia hanya latih anak-anak main bola hanya fisik, makanya saya selalu protes. Ganti tuh Shin Tae-yong,” katanya.

Menurutnya, Timnas Indonesia bisa memanggil pelatih kelas dunia seperti Pep Guardiola agar permainan skuad Garuda lebih menyerang.

Shin Tae-yong saat melatih Timnas Indonesia (Source: PSSI)

“Kita punya uang, kenapa kita enggak diganti sama pelatih yang pintar. Kita punya uang kenapa tidak panggil Guardiola,” ujar Anjas Asmara dari kanal YouTube iNews.

Anjas Asmara menambahkan jika Timnas Indonesia dibawah kepelatihan Shin Tae-yong hanya mengandalkan permainan bertahan sehingga sulit untuk mencetak gol.

“Shin Tae-yong hanya parkir bus, perhatikan cara main timnya. 11 pemain kita hanya berdiri di pertahanan semua dan kita kesulitan bikin gol,” ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi, main bola itu harus cetak gol. Tiru itu Messi, tiru itu Ronaldo,” sambung Legenda Timnas Indonesia itu.

Meski menuai kritik dari sejumlah pihak, namun Shin Tae-yong tetap dipercaya oleh sebagian besar penggemar sepak bola nasional berkat pencapaian luar biasanya bersama Timnas Indonesia. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT