News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Tantang Pemain Naturalisasi Uji Tanding dengan Penggawa Lokal, Muhammad Tahir Sebut 3 Rekannya di PSBS Biak Layak Dipanggil ke Timnas Indonesia

Muhammad Tahir berikan kritik terhadap Timnas Indonesia yang didominasi oleh naturalisasi. Ia berpendapat bahwa 3 pemain PSBS Biak ini masih layak bela Garuda.
Rabu, 3 April 2024 - 05:50 WIB
Muhammad Tahir komentari pemain naturalisasi Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Pemain PSBS Biak Muhammad Tahir baru-baru ini membuat kontroversi usai menyinggung penggawa naturalisasi Timnas Indonesia.

Menurutnya, Timnas Indonesia saat ini terlalu didominasi pemain naturalisasi asal Eropa sehingga menutup peluang bagi mereka yang berkarier di liga lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu akhirnya viral di media sosial X dan membuat sebagian penggemar Timnas Indonesia geram dengan ucapan Muhammad Tahir tersebut.

Sebagaimana diketahui, PSSI dalam beberapa waktu terakhir tengah mengupayakan pencarian pemain keturunan Indonesia di Eropa untuk skuad Garuda.

Terdapat sejumlah pemain yang mengaku telah dihubungi oleh PSSI, bahkan pelatih Shin Tae-yong sampai datang langsung ke Belanda untuk menjumpai mereka.

Alhasil, nama-nama baru seperti Jay Idzes, Thom Haye, Nathan Tjoe-A-On, hingga Ragnar Oratmangoen belum lama ini berhasil menyelesaikan proses naturalisasi.

Bahkan, mereka langsung menjalani debut bersama Timnas Indonesia saat dua kali menghadapi Vietnam di fase grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dampak instan langsung diberikan oleh para pemain yang kini masih bermain di kasta tertinggi Eropa itu dengan buahkan dua kemenangan untuk Timnas Indonesia.

tvonenews

Skuad Shin Tae-yong sukses memenangi dua pertemuan atas Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 masing-masing dengan skor 1-0 dan 3-0.

Tidak hanya itu, kemenangan di kandang Vietnam dengan skor 3-0 tidak terlepas dari andil pemain keturunan yaitu Jay Idzes, Thom Haye, dan Ragnar Oratmangoen.

Thom Haye menjadi penyumbang assist bagi sundulan Jay Idzes ke gawang Vietnam dan aksi solo run Ragnar Oratmangoen membuahkan gol untuk Timnas Indonesia.

Sebelumnya, pemain keturunan Indonesia juga berperan penting dalam keberhasilan skuad Garuda untuk pertama kalinya lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023.

Nama-nama seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, Ivar Jenner, Rafael Struick, Justin Hubner, Shayne Pattynama, dan Marc Klok bawa Timnas Indonesia ukir sejarah di Piala Asia.

Ketika itu, Timnas Indonesia lagi-lagi menang atas Vietnam di grup D Piala Asia 2023 sehingga berhak lolos ke babak 16 besar dengan status peringkat tiga terbaik.

Namun di tengah kegemilangan pemain keturunan bersama Timnas Indonesia, salah satu penggawa Liga 2 Muhammad Tahir membuat pernyataan mengejutkan.

Dalam sebuah wawancara dengan Akmal Marhali, penggawa PSBS Biak itu mengungkapkan jika Timnas Indonesia saat ini terlalu banyak dihuni oleh pemain naturalisasi.

“Sekarang terlalu banyak naturalisasi. Bukannya gak sehat, tapi kasihan (pemain lokal). Kita adakan kompetisi dalam negeri gunanya apa?” katanya.

Muhammad Tahir bahkan tak ragu menyebut jika kualitas pemain naturalisasi Timnas Indonesia hampir setara dengan penggawa lokal yang tampil di Liga 2.

“Kita cuma kalah karena mereka main di luar negeri, kita di dalam negeri. Kalah itu saja. Kalau kualitas, kita 11-12 dengan mereka. Gak kalah jauh,” ujarnya. 

Di sisi lain, Muhammad Tahir menuturkan bahwa masih ada pemain lokal potensial yang mampu untuk bersaing di Timnas Indonesia saat ini.

Pemain Timnas Indonesia (Source: PSSI)

Menurut Tahir, dua rekan satu timnya di PSBS Biak yaitu Beto Goncalves dan Ruben Sanadi dinilai masih bisa bersaing dengan pemain keturunan di Timnas Indonesia.

“Dari senior ya masih bisa Beto Goncalves,” ucap Tahir dikutip dari YouTube Bicara Bola.

“Beto masih bisa, kakak Ruben Sanadi masih bisa (bela Timnas Indonesia),” tambahnya.

Selain itu, Muhammad Tahir menambahkan jika Timnas Indonesia saat ini tidak memiliki sosok pemimpin yang disegani oleh lawan ketika bertanding.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di Timnas itu harus ada leader yang sangat ditakuti. Dulu kan ada kakak Boaz Solossa. Itu sangat ditakuti di negara-negara di Asia maupun Asia Tenggara,” tegasnya.

Pernyataan dari Muhammad Tahir tersebut pada akhirnya viral di media sosial X dan menjadi bahan perbincangan bagi para penggemar Timnas Indonesia. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT