News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seleksi Gelombang Ketiga Timnas Indonesia U-16, Nova Arianto Sebut Komunikasi Masih Jadi Masalah

Seleksi Timnas Indonesia U-16 gelombang ketiga sudah dimulai sejak 26-28 Februari 2024 yang diikuti 34 pemain. Jumlah ini lebih banyak bila dibandingkan dengan seleksi gelombang pertama dan kedua yang hanya diikuti 32 pemain saja.
Selasa, 27 Februari 2024 - 19:19 WIB
Seleksi gelombang ketiga Timnas Indonesia U-23 di Lapangan A Senayan, Selasa (27/2/2024).
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com – Seleksi Timnas Indonesia U-16 telah memasuki gelombang ketiga. Dalam kesempatan ini, pelatih Timnas Indonesia U-16, Nova Arianto memimpin langsung jalannya internal game yang diadakan di Lapangan A Senayan, Jakarta Pusat, Selesa (27/2/2024).

Seleksi Timnas Indonesia U-16 gelombang ketiga sudah dimulai sejak 26-28 Februari 2024 yang diikuti 34 pemain. Jumlah ini lebih banyak bila dibandingkan dengan seleksi gelombang pertama dan kedua yang hanya diikuti 32 pemain saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Nova Arianto membeberkan kendala yang dialami anak asuhnya sepanjang internal game tersebut, salah satunya terkait masalah komunikasi. Pria berkepala pelontos tersebut terpantau memang sering kali meneriakan para pemain saat sesi internal game tersebut berlangsung.

tvonenews

“Disaat saya diberi tanggung jawab di U-16 yang saya ambil pertama adalah apasih sebenarnya yang terjadi kekurangan di Timnas Senior dan masalah salah satunya adalah komunikasi," kata Nova usai latihan.

"Karena coach Shin Tae-yong selalu bicara pemain-pemain Indonesia lemah dalam melakukan komunikasi dengan teman-temannya, jadi saya coba perbaiki dari level di bawah dia, level U-16,” kata Nova.

Uniknya, Nova Arianto terlihat sempat menghukum salah satu pemain untuk melakukan push up diduga karena pemain tersebut belum hafal dengan nama rekan satu timnya saat berlangsungnya internal game tersebut.

Lalu tak hanya komunikasi saja, Nova Arianto juga memperhatikan fisik dan metal pemain. Dirinya juga mengungkapkan bahwa etos kerja Timnas Indonesia U-16 hampir sama seperti Timnas Indonesia Senior yang masih memiliki kekurangan dari segi mental.

“Secara mentalitis sangat kurang, jadi dalam memaksa saat mereka capek, dia tidak mau paksa itu. Saya lihat fisik pemain sangat buruk, mereka main 2x25 menit saja banyak yang kram” tambah Nova.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memang tak bisa dipungkiri masalah fisik pemain Indonesia menjadi hal yang sangat lumrah bagi para pemain Timnas Indonesia. Saat ini banyak pelatih Timnas Indonesia yang meniru gaya melatih yang dilakukan Shin Tae-yong untuk meningkatkan kualitas fisik pemain.

Kemudian, terkait tiga gelombang seleksi Timnas Indonesia U-16, Nova menyebutkan bahwa gelombang kedua lebih memiliki kualitas individu lebih baik bila dibandingkan dengan gelombang pertama dan ketiga.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT