News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Bintang Eropa Ini Terang-terangan Pernah Tolak Main untuk Timnas Indonesia, Tak Disangka Nasib Mereka Kini Justru...

Pesepakbola muda ini pernah menolak tawaran dari PSSI untuk membela Timnas Indonesia dengan alasan masih menunggu panggilan dari negara tempat mereka tinggal.
Minggu, 11 Februari 2024 - 16:00 WIB
Pemain keturunan Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Setelah Timnas Indonesia dilatih oleh Shin Tae-yong pada 2019, semakin banyak pemain keturunan di Eropa yang ingin tampil untuk skuad Garuda.

Para pemain itu biasanya memiliki keturunan Indonesia dari ayah, ibu, kakek, ataupun nenek yang berasal dari tanah air kemudian menetap di luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran para pemain keturunan itu langsung berdampak positif bagi Timnas Indonesia yang meraih kesuksesan di Piala Asia 2023 lalu.

Akan tetapi, tidak selamanya pemain-pemain keturunan yang berlaga di Eropa itu mau kembali ke tanah leluhurnya untuk membela Timnas Indonesia.

Terdapat beberapa pemain keturunan yang menolak tawaran membela Timnas Indonesia agar bisa tampil untuk negara tempat mereka tinggal.

Meski demikian, nasib pemain-pemain Eropa ini justru apes setelah menolak pinangan dari PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia. Berikut ulasannya.

1. Emil Audero Mulyadi

Emil Audero (Source: Inter)

Shin Tae-yong sempat meminta PSSI untuk kembali mendekati Emil Audero guna mengokohkan lini pertahanan Timnas Indonesia.

Emil Audero diketahui lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat dan ayahnya memiliki darah asli Indonesia, sementara sang ibu punya keturunan Italia.

Namun, tawaran tersebut ditolak oleh Emil Audero yang disampaikan oleh ayahnya dengan harapan jika sang anak masih bisa bermain untuk Italia.

Tapi hingga saat ini Emil Audero tak sekalipun mendapat panggilan dari Timnas Italia bahkan hanya menjadi pemain cadangan di Inter Milan.

2. Jayden Oosterwolde

Jayden Oosterwolde (Source: Fenerbahce)

Shin Tae-yong sempat berminat untuk menggunakan jasa Jayden Oosterwolde ketika masih menangani Timnas Indonesia U19.

Ajakan tersebut langsung ditolak oleh bek klub Turki Fenerbahce itu dengan alasan bahwa dirinya ingin bermain untuk Timnas Belanda.

Sialnya, setelah menolak tawaran Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde tak kunjung mendapat panggilan dari Belanda, bahkan dia jarang dapat menit bermain di klubnya.

3. Pascal Struijk

Pascal Struijk (Source: Leeds United)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bintang Liga Inggris Pascal Struijk punya keturunan Indonesia dari sang kakek yang akhirnya menetap di Belanda sejak masa penjajahan.

PSSI sempat menawarkan Pascal Struijk untuk memperkuat Timnas Indonesia pada akhir 2020, namun dia menolak karena saat itu lebih memprioritaskan panggilan Belanda atau Belgia.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT