News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bung Towel Sebut 3 Pelatih Alternatif bagi Timnas Indonesia Jika Kontrak Shin Tae-yong Tak Diperpanjang

Menurut Bung Towel, publik tak seharusnya heboh jika Shin Tae-yong harus mendapatkan perpanjangan kontrak mengingat kesepakatan awal adalah sampai Juni 2024. 
Minggu, 11 Februari 2024 - 10:20 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly alias Bung Towel memberikan pandangannya soal kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia

Menurut Bung Towel, publik tak seharusnya heboh jika Shin Tae-yong harus mendapatkan perpanjangan kontrak mengingat kesepakatan awal adalah sampai Juni 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalaupun ada pergantian, itu hal yang normal dalam sepak bola, yang penting tujuannya adalah mencari progress, pelatih mana yang bisa meningkatkan kualitas pemain yang ada," kata Bung Towel pada tvOnenews beberapa waktu lalu. 

tvonenews

Bung Towel pun memiliki beberapa rekomendasi pelatih yang bisa menggantikan posisi Shin Tae-yong jika akhirnya sang pelatih tak memperpanjang kontraknya bersama Timnas Indonesia. 

Menurut Bung Towel, dasar pemilihan pelatih adalah bagaimana cara bermain, filosofi dan karater bermain. 

"Kalau misalnya mencari pelatih yang cocok sebagai alternatif, dasarnya adalah cara bermain, filosofi, atau karakter main sepak bola Indonesia," kata Bung Towel.

Berikut 3 Pelatih Ideal Sebagai Alternatif Pengganti Shin Tae-yong Menurut Bung Towel:

1. Park Hang-seo

Bung Towel mengakui sosok Park Hang-seo bisa menjadi sosok ideal sebagai pelatih alternatif pengganti Shin Tae-yong. 


Pelatih asal Korea Selatan, Park Hang-seo. Dok. VFF

Menurutnya, pelatih asal Korea Selatan itu telah menunjukkan hasil ketika masih memegang Timnas Vietnam. 

"Tapi dari segi konkret, target tercapai, Park Hang-seo sukses di Vietnam," kata Bung Towel. 

Sama-sama memegang Timnas saat masa pandemi Covid-19, Park Hang-seo diakui Bung Towel lebih unggul dibandingkan Shin Tae-yong. 

2. Akira Nishino

Bung Towel turut menyebut nama mantan pelatih Timnas Thailand, Akira Nishino. Menurutnya, pelatih asal Jepang seperti Akira Nishino memiliki filosofi bermain yang hampir mirip dengan Timnas Indonesia. 


Pelatih asal Jepang, Akira Nishino. Dok. AFC

Tak hanya Akira Nishino, Bung Towel menyebut pelaith asal Jepang lainnya bisa menjadi acuan sebagai alternatif pengganti Shin Tae-yong. 

"Kalau dari Asia, (pelatih) Jepang bisa jadi salah satu acuan, karena pendekatan permainan kita itu Jepang, senang pegang bola, senang kontrol bola, senang dikte permainan," kata Bung Towel. 

3. Pelatih Eropa

Bung Towel tidak secara spesifik menyebutkan nama pelatih asal Eropa yang bisa menjadi alternatif bagi pengganti Shin Tae-yong. 


Pelatih asal Spanyol, Luis Milla pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia. Dok. Persib

Menurutnya, pelatih dari Eropa seperti Jerman dan Spanyol bisa mendongkrak ciri khas dan identitas permainan Timnas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau pilihan dari luar, bisa dari Jerman, dari negara-negara lebih maju, dari Spanyol," kata Bung Towel. 

"Jerman bisa, Spanyol bisa, ada beberapa nama tapi tidak bisa saya sebutkan sekarang. Tapi kalau yang dekat-dekat bisa, Park Hang-seo bisa, Akira Nishino bisa, atau pelatih Jepang lainnya," kata Bung Towel. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT