News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Disangka! Pelatih Klub Liga Belanda Ini Justru Terkejut saat Tahu Thom Haye Bakal Dinaturalisasi Timnas Indonesia: Saya Tidak Mau...

Pelatih klub SC Heerenven, Kees van Wonderen mengaku terkejut saat mengetahui pemain andalannya yakni Thom Haye bakal dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia.
Sabtu, 30 Desember 2023 - 13:41 WIB
Pelatih SC Heerenven Kees van Wonderen dan Thom Haye
Sumber :
  • SC Heerenven TV & Instagram @thomhaye

tvOnenews.com - Pelatih SC Heerenveen Kees van Wonderen terkejut akan keputusan pemainnya yakni Thom Haye yang memilih untuk dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia.

Thom Haye bersama Jay Idzes datang ke Indonesia pada Jumat (29/12/2023) kemarin untuk memenuhi undangan dari PSSI yang bakal segera merampungkan proses naturalisasi keduanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam agenda tersebut, Jay Idzes telah mengambil sumpah setia kepada negara Indonesia terlebih dahulu, sementara Thom Haye masih menunggu proses naturalisasi dirinya selesai.

Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong memang tengah giat melakukan proses naturalisasi terhadap pemain keturunan yang berkompetisi di sepak bola Eropa.

Tercatat tujuh pemain keturunan telah menjalani proses naturalisasi seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, Ivar Jenner, Rafael Struick, Shayne Pattynama, Justin Hubner, dan Jay Idzes.

Bahkan enam dari tujuh pemain naturalisasi tersebut langsung diproyeksikan untuk mengikuti TC Timnas Indonesia di Turki dan tampil di Piala Asia 2023 mendatang.

Sementara itu, beberapa pemain keturunan lainnya seperti Nathan Tjoe-A-On, Ragnar Oratmangoen, Maarten Paes, Cyrus Margono, hingga Thom Haye tinggal selangkah lagi menjadi WNI. 

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Thom Haye (Source: PSSI)

Khusus Thom Haye, dirinya masih aktif bermain di level tertinggi sepak bola Belanda atau Eredivisie dan pernah memperkuat sejumlah tim seperti AZ Alkmaar, Lecce, ADO Den Haag, hingga NAC Breda.

Bahkan saat ini Thom Haye dipercaya untuk mengawal lini tengah mantan juara Eredivisie yakni SC Heerenveen dan dikenal dengan sebutan 'The Professor ' di tim itu.

Di musim ini, ia diberi kepercayaan penuh oleh pelatih SC Heerenveen yakni Kees van Wonderen untuk tampil sebanyak 16 laga dengan torehan dua gol dan dua assist.

Thom Haye juga telah mencatatkan 66 penampilan dan mencetak lima gol serta 10 assist bagi SC Heerenveen sejak didatangkan pada Januari 2022.

Berbekal performa impresifnya itu, Thom Haye kerap disamakan dengan legenda Belanda yang pernah perkuat Liverpool yakni Boudewijn Zenden.

Dia juga diharapkan bisa membela tim senior Belanda setelah sebelumnya sempat memperkuat skuad junior bersama Sandy Walsh beberapa waktu silam.

Namun, kesempatan itu tak kunjung datang kepada Thom Haye hingga akhirnya dia lebih memilih untuk dinaturalisasi oleh negara asal leluhurnya, Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Indonesia merupakan tanah kelahiran kakenya yang berasal dari Solo, Jawa Tengah, sedangkan sang nenek lahir di Sulawesi Utara.

Keputusan itu pada akhirnya sampai kepada pelatih Thom Haye di SC Heerenveen, Kees van Wonderen yang cukup terkejut mendengar kabar tersebut.

Akan tetapi, Kees van Wonderen tetap mendukung keputusan dari Thom Haye yang bakal dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia sambil mendoakan yang terbaik untuknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Thom akan menanggalkan paspor Belanda-nya demi Indonesia. Itu adalah keputusan yang sangat menarik dan berani. Tapi saya tidak mau memberikan komentar banyak dan semoga Thom (Haye) sukses bersama Indonesia,” kata van Wonderen dikutip dari kanal YouTube GL News.

Meski demikian, Thom Haye belum bisa membela Timnas Indonesia pada Piala Asia 2023. Ia kemungkinan baru akan tampil di matchday ketiga grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam pada 21 Maret 2024. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT