News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Pernah Gebok Jepang 4-1, tapi Pelatih Timnas Indonesia Itu Bilang Negeri Sakura Kini…

Sebagaimana diketahui Timnas Indonesia akhirnya lolos ke putaran final Piala Asia 2023. Skuad asuhan Shin Tae-yong itu akan berada satu tim dengan Jepang. Skuad
Kamis, 26 Oktober 2023 - 17:14 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Sebagaimana diketahui Timnas Indonesia akhirnya lolos ke putaran final Piala Asia 2023. Skuad asuhan Shin Tae-yong itu akan berada satu tim dengan Jepang. 

Skuad Garuda masuk dalam Grup D bersama Jepang, Vietnam, dan Irak. Ketiganya merupakan lawan yang tangguh bagi Timnas Indonesia. Namun Shin Tae-yong punya rekam jejak bagus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Negeri Sakura bakal menjadi lawan yang paling berat bagi Timnas Indonesia, hal itu ditambah dengan performa Jepang yang akhir-akhir ini semakin menakutkan. 

Jepang mengejutkan publik pecinta sepak bola dunia dengan membantai Timnas Jerman pada pertandingan FIFA Matchday di Volkswagen Arena, Wolfsburg, Minggu (10/9/2023).

Tak tanggung-tanggung, Samurai Biru mampu membenamkan Der Panzer dengan skor telak 1-4. Meski begitu Indonesia seharusnya tetap optimis bersama Shin Tae-yong dan penggawa-penggawa keturunan.

Secara matematis Indonesia tampaknya mustahil mampu mengalahkan Jepang. Hal itu tak lain karena level Jepang berbeda dengan Indonesia. 

Ketika Jepang sudah masuk level dunia, Indonesia baru menjajaki level di kawasan Asia. Salah satu perbedaan kualitas antara Jepang dan Indonesia juga terletak pada pemainnya. 

Saat ini hampir 80 persen skuad Jepang bermain di kompetisi Eropa, bahkan di antaranya bermain di klub besar. Nama-nama seperti Wataru Endo yang saat ini bermain untuk Liverpool, Takehiro Tomiyasu bersama Arsenal, hingga Kaoru Mitoma di Brighton & Hove Albio. 

Banyak lagi pemain Jepang yang tersebuar di liga-liga top Eropa. Indonesia sejatinya juga tidak kalah karena mereka juga memiliki pemain yang bermain di luar negeri. 

Sayangnya tidak semua pemain Indonesia tampil reguler bersama timnya contohnya Pratama Arhan dan Marselino Ferdinan yang masih kesulitan menembus skad utama. 

Meski secara kualitas Indonesia kalah telak bukan berarti Jepang tidak bisa dikalahkan. Apalagi Indonesia kini diperkuat nama-nama seperti Elkan Baggott, Jordi Amat, Sandy Walsh, Rafael Struick, hingga Shayne Pattynama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shin Tae-yong pernah bantai Jepang

Di sisi lain Jepang sejatinya bukanlah lawan yang asing bagi Shin Tae-yong karena pada tahun 2017 lalu dirinya pernah mengantarkan Korea Selatan mengalahkan Jepang di final Piala Asia Timur. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT