Mendadak! Joan Laporta Resmi Mundur dari Presiden Barcelona, Ada Apa?
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden FC Barcelona Joan Laporta resmi memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari prosedur menjelang pemilihan presiden klub yang akan digelar dalam waktu dekat.
Keputusan Joan Laporta itu sesuai dengan ketentuan statuta klub yang mewajibkan presiden aktif untuk mundur sementara apabila ingin kembali mencalonkan diri dalam pemilihan.
Dengan pengunduran diri ini, Laporta memastikan dirinya memenuhi seluruh syarat untuk maju dalam pemilu mendatang.
Barcelona melalui pernyataan resminya mengonfirmasi bahwa bukan hanya Laporta yang mundur, melainkan juga sebagian jajaran direksi yang akan mengikuti proses pemilihan ulang.
“Sesuai dengan Pasal 42.f Statuta FC Barcelona, presiden Joan Laporta telah mengundurkan diri agar memenuhi syarat untuk mencalonkan diri dalam pemilihan Dewan Direksi yang akan digelar pada 15 Maret. Pengunduran diri ini diformalkan dalam rapat rutin Dewan Direksi yang berlangsung pada Senin ini, sekaligus dengan diterbitkannya pengumuman resmi pemilihan,” demikian pernyataan klub yang dikutip dari situs resmi Barcelona, Senin (9/2/2026).
Joan Laporta secara resmi akan melepas jabatannya pada Senin, 9 Februari waktu setempat, bertepatan dengan dimulainya tahapan proses pemilihan presiden klub.
Langkah tersebut membuka peluang bagi Laporta untuk kembali maju dalam pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret 2026.
Dalam periode ini, Laporta bersama sejumlah direktur lainnya akan menepi sementara dari aktivitas manajerial guna fokus menjalani kampanye pemilihan.
Meski demikian, operasional Barcelona dipastikan tetap berjalan normal. Kepemimpinan klub untuk sementara akan dijalankan oleh jajaran direksi lain yang dipimpin oleh Wakil Presiden, Rafael Yuste.
Dalam pernyataannya, Laporta menegaskan dirinya tetap optimistis dan penuh energi menghadapi proses pemilihan ini. Ia juga berharap seluruh tahapan pemilu dapat berjalan secara transparan dan menjadi contoh demokrasi yang baik bagi klub.(ant/lgn)
Load more