Media Italia Murka! Juventus Dihujani Kritik Seusai Dipermalukan Como
- REUTERS/Alberto Lingria
Jakarta, tvOnenews.com - Media-media Italia ramai mengkritik performa buruk Juventus setelah kekalahan 0-2 dari Como dalam lanjutan Liga Italia.
Hasil tersebut dinilai semakin memperkecil peluang Bianconeri untuk lolos ke Liga Champions musim depan.
Dalam laga tersebut, Juventus yang bermain di kandang justru tampil mengecewakan.
Tim asuhan Luciano Spalletti kini tercatat menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi, tanpa kemenangan dalam lima pertandingan terakhir, serta sudah kebobolan 15 gol dalam periode itu.
Kekalahan ini membuat Juventus tetap tertahan di posisi kelima klasemen dengan 46 poin dari 26 laga.
Sementara itu, AS Roma yang berada di peringkat keempat berpeluang memperlebar jarak jika mampu mengalahkan Cremonese.
Sorotan tajam datang dari La Gazzetta dello Sport. Media tersebut menilai kekalahan di Liga Champions pada pertengahan pekan menjadi peringatan bagi Inter Milan, tetapi justru membuat Juventus semakin terpuruk.
Surat kabar berjuluk Pink Paper itu menyoroti kontras performa Juventus. Mereka menilai Bianconeri sebenarnya tampil cukup baik saat kalah 2-3 dari Inter dalam Derby d’Italia pekan lalu, tetapi kini terlihat seperti tim yang sama sekali berbeda.
Bahkan, mereka menyebut delapan hari setelah derby terasa seperti “delapan bulan” bagi kondisi Juventus saat ini.
La Gazzetta juga menegaskan bahwa peluang Juventus finis di empat besar kini berada dalam ancaman besar.
Jika gagal lolos ke Liga Champions, masa depan Spalletti di Turin disebut akan berada dalam tanda tanya besar.
Kritik serupa datang dari Corriere dello Sport yang menilai Juventus tampil tanpa identitas saat menghadapi Como.
Media tersebut juga menyinggung pernyataan Spalletti usai kekalahan 2-5 dari Galatasaray di Liga Champions, ketika sang pelatih mengakui timnya telah mundur “tiga langkah”. Corriere bahkan menilai kemunduran Juventus sudah dua kali lipat dari itu.
Selain performa tim, kiper Michele Di Gregorio menjadi sasaran kritik keras.
Ia dinilai bisa berbuat lebih baik saat kebobolan gol pembuka dari Mergim Vojvoda, meski bola sempat memantul.
Di Gregorio juga dianggap beruntung ketika tembakan Lucas Da Cunha hanya mengenai mistar setelah kesalahan penyelamatan.
Penilaian buruk juga diberikan Tuttosport yang memberi nilai 4/10 untuk penampilan Di Gregorio. Media berbasis Turin itu menyebut kesalahan sang kiper “tidak dapat diterima untuk standar Serie A”.
Tak hanya itu, Tuttosport juga menilai krisis Juventus saat ini merupakan dampak langsung dari buruknya kebijakan transfer selama tiga tahun terakhir.
Mereka bahkan menyebut hanya Pierre Kalulu dan Khephren Thuram sebagai rekrutan yang benar-benar berhasil dalam periode tersebut.(lgn)
Load more