News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai Kontroversi Gol Ketiga Argentina, Wasit Final Piala Dunia 2022 Akhirnya Buka Suara

Wasit final Piala Dunia 2022, Syzmon Marciniak akhirnya buka suara terkait gol ketiga Argentina yang dicetak Lionel Messi pada saat menghadapi Prancis
Sabtu, 24 Desember 2022 - 16:20 WIB
Wasit final Piala Dunia 2022, Szymon Marciniak
Sumber :
  • FIFA

tvOnenews.com - Wasit final Piala Dunia 2022, Syzmon Marciniak akhirnya buka suara terkait gol ketiga Argentina yang dicetak Lionel Messi pada saat menghadapi Prancis. Pasalnya, beberapa pemain Argentina terlihat masuk ke lapangan beberapa detik sebelum Messi mencetak gol.

Media Prancis, L'Equipe membuat sebuah artikel dengan judul 'Mengapa gol ketiga Argentina seharusnya tidak diberikan'. Dalam artikel itu disebutkan gol Argentina seharusnya tidak sah karena melanggar aturan sepak bola FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara garis besar, aturan itu berbunyi wasit harus membatalkan gol ketika ada orang tambahan yang masuk ke lapangan. Mulai dari pemain cadangan, ofisial, pelatih maupun orang-orang yang tidak terlibat dalam permainan.

Jika hal tersebut terjadi, permainan harus dihentikan dan dimulai kembali dengan tendangan bebas langsung di tempat orang tambahan berada. Namun, wasit tetap mengesahkan gol Messi sehingga membuat Argentina unggul 3-2 atas Prancis.

tvonenews

Pada sebuah acara, pelatih asal Polandia mempertanyakan banyak pihak yang tidak berimbang dalam memberikan pandangan. Pasalnya, gol ketiga Prancis, para pemain cadangan juga masuk ke lapangan sebelum bola masuk.

"Prancis tidak menyebutkan foto ini, di mana Anda dapat melihat bagaimana ada tujuh orang Prancis di lapangan saat Mbappe mencetak gol," ujar Marciniak dikutip dari laman Mirror.

Menurut Marciniak, ada unsur yang dilupakan oleh orang-orang terhadap gol ketiga Argentina. Dia menyatakan, kehadiran sejumlah pemain Argentina sebelum gol Messi terjadi tidak mempengaruhi permainan.

"Pertama-tama, untuk menghukum situasi ini harus memengaruhi permainan. Apa dampak dari para pemain yang bangkit dan melompat ke lapangan?," katanya.

Meski mendapat kritik pedas dari publik dan media Prancis, Marciniak menyatakan pujian atas performanya Piala Dunia pun terus mengalir. Terutama dari para wasit asal Prancis yang mendukung dan memujinya.


Pemain Argentina, Lionel Messi. Foto: FIFA

“Teman-teman, wasit hebat dari Prancis, menulis kepada saya. Penerimaan sangat bagus. Banyak profesional dan pesepak bola mengirimkan ucapan selamat kepada kami dan Kylian Mbappe berkata bahwa kami adalah wasit yang hebat. Apa yang dikatakan para pemain itu penting," ucapnya.

"Prancis berterima kasih kepada kami setelah pertandingan, mereka puas dengan wasit," tambahnya.

Petisi Minta Final Piala Dunia Diulang

Sebanyak 200 ribu orang menandatangani petisi untuk mengulangi pertandingan final Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Prancis. Petisi tersebut dibuat di situs Prancis, MesOpinions karena gol pertama dan kedua Argentina melanggar aturan.

Pada pertandingan tersebut, Argentina berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Prancis dalam drama adu tendangan penalti. Di waktu normal dan perpanjangan waktu, skor akhir adalah 3-3.

Menurut keterangan dari petisi itu, gol pertama Argentina dari titik putih oleh Lionel Messi seharusnya tidak akan terjadi jika wasit Szymon Marciniak lebih jeli. Pasalnya, pelanggaran Ousmane Dembele terhadap Angel Di Maria tidak seharusnya berbuah penalti.

Sementara pada gol kedua oleh Di Maria, petisi itu menjelaskan Kylian Mbappe telah dilanggar lebih dulu oleh Cristian Romero. Maka dari itu, wasit seharusnya meniup peluit tanda pelanggaran sebelum bola masuk ke gawang Hugo Lloris. (fan)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT